Mahasiswa KKN Untag Surabaya Ajak Ibu PKK Olah Minyak Jelantah
Info Terkini | 2026-07-16 01:17:30Oleh: Aulia Shofiya Risa
Supervisor: Novi Andari, S.S,. M.Pd.
Masih banyak masyarakat yang menganggap minyak jelantah sebagai limbah yang tidak memiliki nilai guna. Tak sedikit pula yang membuangnya ke saluran air atau menggunakannya kembali untuk memasak tanpa mengetahui dampaknya bagi kesehatan maupun lingkungan.
Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok R8 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengadakan sosialisasi dan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Balai Desa Mojopuro Gede. Kegiatan ini diikuti oleh 12 anggota PKK sebagai bentuk edukasi mengenai pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai minyak jelantah, mulai dari dampak penggunaan minyak goreng berulang terhadap kesehatan hingga risiko pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah secara sembarangan. Peserta juga dikenalkan pada salah satu alternatif pemanfaatan minyak jelantah, yaitu mengolahnya menjadi lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Tidak hanya mendengarkan materi, para peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung proses pembuatannya. Mulai dari menyaring minyak jelantah, mencampurkan bahan-bahan, menambahkan pewangi, hingga menuangkannya ke dalam cetakan. Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusias. Ibu-ibu PKK aktif bertanya mengenai teknik pembuatan, pilihan aroma, bentuk cetakan, hingga peluang menjadikan produk tersebut sebagai usaha rumahan.
Untuk mengetahui efektivitas kegiatan, tim KKN melaksanakan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti sosialisasi dan praktik. Hal ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang memadukan teori dan praktik mampu membantu peserta memahami cara mengolah minyak jelantah menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Lebih dari sekadar menghasilkan lilin aromaterapi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa limbah rumah tangga masih dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi. Dengan langkah sederhana, masyarakat tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga berpeluang memperoleh tambahan penghasilan.
Melalui program KKN ini, mahasiswa Untag Surabaya berupaya menghadirkan solusi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Harapannya, semangat mengelola limbah secara bijak dapat terus tumbuh sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
