Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ris Mulyati Sholikhatul Muslikah

Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Siswa MAN 3 Bantul Diajak Seimbangkan Hard Skill dan Soft Skill

Pendidikan | 2026-07-13 18:18:09
Khidmat dan Penuh Semangat: Suasana upacara bendera perdana tahun ajaran baru 2026/2027 di halaman utama MAN 3 Bantul, Senin (13/7/2026). Seluruh siswa diajak untuk memulai tahun ajaran dengan menyeimbangkan kompetensi akademik dan karakter mulia.
Khidmat dan Penuh Semangat: Suasana upacara bendera perdana tahun ajaran baru 2026/2027 di halaman utama MAN 3 Bantul, Senin (13/7/2026). Seluruh siswa diajak untuk memulai tahun ajaran dengan menyeimbangkan kompetensi akademik dan karakter mulia.

BANTUL (MAN 3 Bantul) — Mengawali kalender pendidikan tahun ajaran baru 2026/2027, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan MAN 3 Bantul menggelar upacara bendera perdana. Rangkaian prosesi yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman utama madrasah pada Senin pagi (13/7/2026).

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Wahyudi, S.Si., M.Sc., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas dan peserta upacara. Berkat ketertiban bersama, momen pembukaan tahun ajaran baru ini dapat berjalan lancar penuh rasa syukur.

Dalam amanatnya, Wahyudi menyambut hangat kehadiran para siswa baru kelas X yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar madrasah. Tak lupa, ucapan selamat juga dialamatkan kepada siswa kelas XI dan XII yang berhasil naik kelas. Ia mengajak seluruh warga madrasah memulai langkah dengan doa bersama agar proses belajar ke depan diberi keberkahan dan bertabur prestasi.

Secara khusus, pesan mendalam ditujukan bagi siswa kelas XII yang sudah memasuki masa akhir studi di madrasah. Berbagai ujian penting seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Madrasah Berbasis Kompetensi (AMBK) sudah menanti di depan mata.

"Hilangkan rasa malas, tingkatkan semangat belajar, dan tetap fokus sejak awal agar siap menuju jenjang pendidikan tinggi yang dicita-citakan," pesan Wahyudi.

Di akhir sambutan, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan kompetensi (balance of skills) bagi seluruh siswa. Menurutnya, siswa tidak boleh hanya mengejar hard skill (pengetahuan akademik dan keterampilan teknis), tetapi wajib mengasah soft skill seperti kejujuran, disiplin, serta rasa tanggung jawab.

“Kemampuan teknis tanpa kepribadian yang baik hanya akan melahirkan pribadi yang tidak amanah. Sebaliknya, kepribadian baik tanpa kompetensi kerja yang memadai akan membuat kita tertinggal oleh zaman. Keduanya harus jalan beriringan,” tegas Wahyudi menutup amanatnya. (Ris)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image