Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Abdul hadi tamba

Hakikat Syukur dan Sedekah

Agama | 2026-07-06 05:17:29

Abdul Hadi Tamba.

Hakikat syukur dan sedekah.

Pandangan kami mendefinisikan syukur dan sedekah bukan sekedar ibadah fisik atau sosial, melainkan sarana pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs) untuk mencapai makrifat dan kedekatan kepada Allah SWT.

.Hakikat Syukur.

Dalam pandangan kami, syukur adalah pengakuan atas segala nikmat Allah SWT yang disertai rasa cinta, ketundukan, dan penggunaan nikmat tersebut semata-mata untuk ketaatan.

Syukur tertinggi dicapai ketika seseorang mampu melihat bahwa segala kebaikan dan nikmat sejatinya berasal dari Allah, bukan dari usahanya sendiri.

Dalil Al-Qur'an:

Surah Ibrahim ayat 7

:وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.

'"Hadis Pendukung:

Dari Aisyah RA, ketika Nabi Muhammad SAW berdiri salat malam hingga kedua telapak kakinya bengkak, beliau ditanya mengapa melakukan itu padahal dosa-dosanya telah diampuni.

Beliau menjawab:"...Afala akuna 'abdan shakura ?

""Apakah aku tidak pantas menjadi hamba yang banyak bersyukur ?

(HR. Bukhari dan Muslim).

Pandangan Ulama Muktabar:

Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya' Ulum ad-Din membagi syukur menjadi tiga tingkatan: ilmu (menyadari nikmat berasal dari Allah), hal (timbulnya rasa bahagia dan cinta kepada-Nya), dan amal (menggunakan seluruh anggota tubuh untuk hal-hal yang diridhai Allah).

Ibnu Athaillah As-Sakandari dalam Al-Hikam menegaskan bahwa barangsiapa tidak mensyukuri nikmat, berarti ia bersedia kehilangan nikmat tersebut, dan barangsiapa yang mensyukurinya, berarti ia telah mengikat nikmat itu dengan tali pengikatnya.

Hakikat Sedekah Dalam pandangan kami adalah proses melepaskan keterikatan hati pada harta duniawi (zuhud).

Sedekah bukan tentang seberapa banyak jumlah yang diberikan, melainkan tentang pensucian hati dari sifat kikir, cinta dunia (hubbud-dunya), dan egoisme.

Dalil Al-Qur'an:

Surah Ali Imran ayat 92

:لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ

"Kamu tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian dari apa yang kamu cintai.

Surah Al-Baqarah ayat 261:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ"

Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji.

Hadis Pendukung:Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:"...Sedekah itu tidak akan mengurangi harta."

(HR. Muslim).

Pandangan Ulama Muktabar:

Syekh Abdul Qadir Al-Jilani dalam kitab Al-Ghunyah li Thalibi Thariq al-Haqq menyatakan bahwa sedekah yang paling utama adalah memberi makan orang lain dan membersihkan hati dari cinta dunia.

Beliau mengajarkan bahwa kedermawanan adalah sifat Allah, dan seorang hamba hendaknya berakhlak dengan akhlak ketuhanan tersebut.

Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa sedekah memiliki tiga tingkatan:

tingkat orang awam (memberi untuk mendapatkan pahala), tingkat muqarrabin (mendekatkan diri kepada Allah), dan tingkat shiddiqin (memberikan seluruh hartanya karena keyakinan penuh kepada Allah dan memandang bahwa harta pada hakikatnya adalah milik Allah semata).

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image