Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ris Mulyati Sholikhatul Muslikah

MAN 3 Bantul Terima Kunjungan Studi Banding 28 Kepala Madrasah se-Malang Raya

Pendidikan | 2026-07-04 18:01:17
Kepala MAN 3 Bantul, Dr. Suyanto, S.Ag., M.S.I., M.Pd. (tengah) saat memberikan paparan materi kepada rombongan 28 kepala madrasah se-Malang Raya dalam kegiatan studi banding bertema tata kelola madrasah berbasis riset, Sabtu (4/7/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh wawasan dan praktik terbaik guna meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah masing-masing.

BANTUL (MAN 3 Bantul) — Menjadi tempat berbagi praktik terbaik, MAN 3 Bantul menerima kunjungan kerja rombongan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Wilayah Kerja Malang Raya pada Sabtu, 4 Juli 2026. Sebanyak 28 kepala madrasah yang berasal dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Probolinggo, hingga Kabupaten Pasuruan hadir dalam rangka melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi sekaligus studi banding tata kelola madrasah berbasis riset.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi yang diajukan pihak KKMA Malang Raya. MAN 3 Bantul dipilih sebagai lokasi percontohan dan narasumber utama karena dinilai memiliki rekam jejak serta pencapaian unggul dalam menerapkan sistem pengelolaan pendidikan berbasis riset.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Benchmarking Tata Kelola Madrasah Berbasis Riset: Sinergi Akademik, Inovasi Pembelajaran, dan Kepemimpinan Transformatif”. Untuk menciptakan suasana akrab namun tetap terfokus, rangkaian diskusi awal dikemas secara semi-formal dan dilaksanakan di Restoran Sate Klatak Pak Pong, salah satu ikon kuliner khas Yogyakarta.

Acara dibuka oleh Sekretaris KKMA Wilayah Kerja Malang Raya, Dr. Ahmad Zamroni, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KKMA, Dr. Ahmad Barik. Dalam sesi inti, Kepala MAN 3 Bantul, Dr. Suyanto, S.Ag., M.S.I., M.Pd., menyampaikan paparan mendalam mengenai profil madrasah, program inovasi, manajemen kurikulum berbasis riset, serta strategi kepemimpinan yang diterapkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Pemaparan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan penuh kekeluargaan, membahas sejumlah hal strategis:

 

  • Dr. Syamsudin, M.Pd. (Kepala MAN 2 Kota Malang): Mendalami strategi pengembangan madrasah riset agar mampu bersaing dan meraih prestasi di ajang nasional seperti Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI).
  • Kepala MAN Kota Batu: Menggali model inovasi pembelajaran yang diterapkan pada program Tahfidz Al-Qur’an di MAN 3 Bantul.
  • Kepala MAN Kabupaten Probolinggo: Menanyakan cara membangun motivasi dan kekompakan kerja di lingkungan Guru serta Tenaga Kependidikan.

Sebelum melanjutkan perjalanan, seluruh peserta melaksanakan doa bersama. Selain memohon kemudahan dalam menjalankan program pendidikan, doa juga dipanjatkan sebagai wujud belasungkawa mendalam atas wafatnya H. Arief Rahman Anzarudin, S.Pd.

Usai rangkaian diskusi dan pelaksanaan ibadah salat Dhuhur, rombongan langsung menuju lingkungan MAN 3 Bantul. Di lokasi ini, para peserta melakukan peninjauan langsung terhadap sarana prasarana, suasana lingkungan belajar, serta melihat penerapan nyata tata kelola berbasis riset yang telah dibahas.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat jaringan kerja sama antarmadrasah, memperluas ruang berbagi pengalaman, serta menjadi pendorong peningkatan mutu layanan pendidikan di masing-masing wilayah. (Ris)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image