Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image ria lisyawati

Memulai Kebiasaan Baru Mengurangi Sampah

Edukasi | 2026-06-29 12:39:46

Penulis: Ria Lisyawati

Afiliasi: Universitas Airlangga

Email: [ria.lisyawati-2025@fst.unair.ac.id]

Setiap hari, dengan sadar ataupun tidak kita selalu menghasilkan sampah. Mulai dari sampah yang kita anggap ringan seperti bungkus makanan, sedotan plastik, botol minum, kertas bekas, hingga sisa makanan, semuanya terasa hal biasa yang langsung dibuang begitu saja. Namun, jika dibiarkan secara terus-menerus, sampah-sampah ini akan menjadi masalah besar karena dapat mencemari tanah dan air, menimbulkan bau tak sedap, hingga menjadi sarang penyakit yang berbahaya.

Upaya Pembersihan Sampah

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkapkan bahwa volume sampah nasional saat ini telah mencapai sekitar 141.926 ton yang dihasilkan per hari. Kabar kurang menyenangkannya, baru 26 persen atau sekitar 37.001 ton yang berhasil dikelola dengan baik. Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan sampah di Indonesia kurang dimaksimalkan. Namun, kabar baiknya kita tidak perlu melakukan perubahan yang rumit atau membutuhkan biaya mahal. Cukup mulai dari satu kebiasaan kecil yang bisa dilakukan setiap hari agar dapat mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Langkah kecil tersebut dapat dimulai dengam cara membawa botol minum sendiri dan kantong kain saat berbelanja. Kebiasaan yang kita anggap sederhana ini bisa mengurangi belasan lembar plastik sekali pakai kita dalam sehari. Langkah lain yang juga mudah adalah memilah sampah antara yang bisa diolah kembali dan yang tidak, serta memanfaatkan kembali barang yang masih layak dipakai sebelum memutuskan untuk membuangnya.

Mungkin terdengar sepele, tapi jika dilakukan secara konsisten dan diikuti oleh banyak orang, langkah kecil ini akan memberikan dampak nyata yang sangat besar. Jumlah sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akan berkurang, lingkungan menjadi lebih bersih, dan sumber daya alam pun bisa lebih terjaga.

Mengurangi sampah bukan tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan saja, melainkan tugas kita bersama. Satu langkah kecil yang kita lakukan hari ini, adalah kontribusi nyata untuk menciptakan lingkungan nyaman untuk diri sendiri, orang lain, dan generasi mendatang.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image