Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image kirani putri khairunnisa

Hari Spesial Bagi Umat Islam

Agama | 2026-06-16 19:47:25

Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut datangnya 1 Muharram sebagai penanda dimulainya Tahun Baru Hijriah. Berbeda dengan perayaan tahun baru Masehi yang identik dengan kemeriahan dan pesta, 1 Muharram justru disambut dengan nuansa yang lebih khidmat, penuh refleksi, dan spiritual.

Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah — kalender yang didasarkan pada peredaran bulan. Nama "Muharram" sendiri berasal dari kata haram, yang berarti dilarang atau disucikan. Hal ini menunjukkan betapa agungnya bulan ini dalam Islam.

Kalender Hijriah pertama kali ditetapkan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu, sekitar tahun 638 Masehi. Penetapan ini dilakukan atas usulan sahabat Ali bin Abi Thalib, yang menyarankan agar peristiwa Hijrah Nabi Muhammad ﷺ dari Makkah ke Madinah dijadikan sebagai titik awal perhitungan kalender Islam.

Hijrah bukan sekadar perpindahan tempat secara fisik. Ia adalah simbol keberanian, pengorbanan, dan kesungguhan dalam mempertahankan kebenaran. Itulah mengapa peristiwa ini dipilih sebagai tonggak utama dalam sejarah Islam.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram..." (QS. At-Taubah: 36)

Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (al-asyhur al-hurum), bersama Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, amalan kebaikan dilipatgandakan pahalanya, dan perbuatan dosa pun dilipatgandakan dosanya.

 

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Muharram adalah puasa pada hari Asyura, yaitu tanggal 10 Muharram. Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

"Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim)

Untuk menyempurnakannya dan membedakan dari kaum Yahudi yang juga berpuasa di hari tersebut, dianjurkan pula berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu'a) atau 11 Muharram.

Makna 1 Muharram Bagi Kehidupan Kita

Pergantian tahun Hijriah bukanlah sekadar perayaan seremonial. Ada pesan mendalam yang bisa kita petik:

1. Momentum Muhasabah (Introspeksi Diri)

Tahun baru adalah waktu yang tepat untuk bertanya kepada diri sendiri: Sudah seberapa baik saya menjalani hidup setahun terakhir? Apa yang perlu saya perbaiki? Muhasabah bukan bentuk pesimisme, melainkan langkah cerdas menuju pribadi yang lebih baik.

2. Memperbarui Niat dan Tekad

Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya." Tahun baru Hijriah adalah kesempatan emas untuk memperbarui niat dalam beribadah, bekerja, dan menjalani hubungan sosial.

3. Menghidupkan Sunnah

Perbanyak amalan sunnah di bulan Muharram — mulai dari puasa Asyura, memperbanyak dzikir, hingga bersedekah kepada sesama.

4. Meneladani Semangat Hijrah

Hijrah tidak selalu berarti berpindah tempat. Hijrah sejati adalah bergerak dari kondisi yang buruk menuju kondisi yang lebih baik — meninggalkan kebiasaan buruk, memperkuat hubungan dengan Allah, dan memberikan manfaat lebih bagi lingkungan sekitar.

 

1 Muharram adalah undangan Allah kepada kita semua untuk sejenak berhenti, menoleh ke belakang, dan melangkah ke depan dengan lebih penuh makna. Di balik pergantian tahun yang sederhana ini, tersimpan hikmah yang luar biasa tentang waktu, kesempatan, dan tanggung jawab sebagai seorang hamba.

Semoga tahun Hijriah yang baru membawa keberkahan, kemudahan, dan keteguhan iman bagi kita semua. Aamiin ya Rabbal 'Alamin.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image