Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image iqra publika

Di Balik Layar Lahirnya Buku Pertama

Didaktika | 2026-06-10 23:31:00

Oleh: Muhammad Syafi’ie el-Bantanie

Pada tulisan ini, saya sedikit berbagi kisah perjalanan saya menulis buku pertama. Buku pertama saya terbit saat saya kuliah semester VIII di UIN Jakarta. Judulnya Bidadari Dunia diterbitkan oleh penerbit Qultum Media pada Juli 2005. Saya menulis naskah buku Bidadari Dunia dicicil lembar demi lembar dengan ditulis tangan. Karena, saya tidak punya komputer apalagi laptop.

Kemudian, disela-sela jeda waktu kuliah, saya main ke kosan teman saya yang punya komputer. Saya izin sama teman saya itu untuk numpang mengetik. Lalu, disimpan didisket (floppy disk). Kadang-kadang dari menyisihkan uang saku, saya pergi ke rental komputer untuk melanjutkan mengetik naskah buku. Demikian seterusnya sekira Januari sampai Maret 2005.

Dalam rentang Januari sampai Juni 2005, barangkali inilah salah satu lini masa yang produktif sekali dalam hidup saya. Dalam rentang masa enam bulan itu, saya menulis naskah buku Bidadari Dunia, menulis riset lapangan, skripsi, paper untuk lomba esai nasional, dan praktik mengajar. Syukur alhamdulillah semuanya selesai tepat waktu dan sesuai target.

Selanjutnya, saya kirim naskah buku Bidadari Dunia ke penerbit. Singkat cerita alhamdulillah naskah buku saya diterima untuk diterbitkan. Pimred-nya alumni Al-Azhar, Mesir. Sampai sekarang saya bersahabat baik dengan beliau. Buku pertama saya pun terbit pada Juli 2005 menjelang saya diwisuda dari UIN Jakarta dengan nilai skripsi A dan didaulat sebagai Wisudawan Terbaik Pertama Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

Ketika buku pertama saya terbit, senangnya luar biasa. Ada kepuasan batin. Terlebih setelah sekian banyak pembaca memberikan testimoni positif merasakan manfaat dan perubahan perilaku dari membaca buku.

Dari buku pertama yang terbit itulah, saya mendapatkan royalti pertama. Royalti itu saya gunakan untuk membeli komputer. Dari sinilah kemudian saya leluasa menuangkan pemikiran-pemikiran saya dalam bentuk tulisan dan buku hingga hari ini.

Alhamdulillah, Allah terus memberikan kesempatan bagi saya untuk menulis 58 judul buku. Semoga Allah memberikan kesempatan bagi saya menulis 200 buku sebelum ajal menjemput. Meski saat ini waktunya sempit sekali karena terbagi-bagi tanggung jawab yang besar kepada anak-anak, para santri, dan kelembagaan serta keumatan.

Semoga bermanfaat

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image