Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Rahmita Egilistiani

Fenomena Marapthon di Kalangan Gen Z

Gaya Hidup | 2026-05-28 15:46:32

Marapthon menjadi salah satu fenomena hiburan digital terbesar yang menarik perhatian Generasi Z pada tahun 2026. Program streaming yang diprakarsai oleh Reza Arap bersama delapan anggota lainnya ini berhasil menciptakan ruang hiburan baru bagi para pengguna internet, khususnya anak muda. Tidak hanya sekadar siaran langsung biasa, Marapthon hadir sebagai tayangan yang memperlihatkan kehidupan sehari-hari para member selama 24 jam tanpa henti dalam jangka waktu yang sangat panjang.

Source: ligagame.tv

Keunikan Marapthon terletak pada konsepnya yang mampu menyatukan para netizen dengan berbagai bintang tamu yang jarang muncul di podcast atau konten YouTube lainnya. Penonton merasa lebih dekat karena dapat melihat interaksi yang spontan, suasana kekeluargaan, hingga aktivitas sederhana para member di markas mereka. Hal inilah yang membuat banyak orang betah berlama-lama menonton YouTube hanya untuk mengikuti keseharian para anggota Marapthon.

Program ini dimulai pada bulan Februari dan resmi berakhir pada 21 Mei 2026 dengan total streaming lebih dari 100 hari tanpa henti. Selama masa penayangannya, Marapthon meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton internet. Banyak momen lucu, emosional, hingga tidak terduga yang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Berlokasi di sebuah vila sewaan di Sentul, konsep Marapthon dibagi menjadi tiga season dengan berbagai tema dan aktivitas yang berbeda.

Pada tahun 2026, Marapthon menghadirkan season terakhir bertajuk The Last Tale. Season ini menjadi penutup perjalanan panjang mereka dan disambut antusias oleh para penggemar. Sebagai penutupan, Marapthon mengadakan konser bertajuk “Festivaaal” yang menghadirkan sejumlah bintang tamu yang pernah datang ke markas mereka selama streaming berlangsung. Acara tersebut menjadi simbol perpisahan sekaligus perayaan atas perjalanan panjang Marapthon yang telah menemani para penonton selama lebih dari seratus hari.

Tidak hanya menghadirkan hiburan, Marapthon juga membuka ruang donasi bagi para penontonnya. Penonton dapat memberikan donasi secara bebas melalui platform yang telah disediakan. Sebagian hasil donasi tersebut kemudian disalurkan kepada beberapa panti asuhan dan yayasan kanker. Hal ini membuat Marapthon tidak hanya dikenal sebagai konten hiburan, tetapi juga memiliki sisi sosial yang positif. Nominal donasi yang masuk pun sangat beragam, mulai dari Rp10.000 hingga ratusan juta rupiah. Banyaknya donasi unik dan interaksi lucu saat pemberian donasi menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton.

Selain individu, banyak pelaku UMKM juga memanfaatkan Marapthon sebagai media promosi. Mereka berdonasi sambil memperkenalkan produk atau usaha mereka melalui platform yang tersedia selama streaming berlangsung. Fenomena ini menunjukkan bahwa Marapthon bukan hanya menjadi tempat hiburan digital, tetapi juga berkembang sebagai ruang komunitas, promosi, dan aksi sosial yang melibatkan banyak pihak di era internet modern.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image