Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Eko Widiantoro

Dari Guru Ngaji hingga Marbot, 1.372 Warga Majalengka Terima Bantuan BAZNAS

Info Terkini | 2026-05-21 12:42:45
Ribuan guru ngaji padati gedung Islamic Center Majalengka dalam Baznas Award 2026.(Foto: Eko/Republika)

Retizen.Republika.co.id— Di balik suara azan yang rutin berkumandang dari masjid ke masjid, ada tangan-tangan sederhana yang selama ini bekerja dalam senyap. Mereka adalah guru ngaji, imam masjid, marbot, hingga petugas pemulasaraan jenazah yang mengabdikan hidupnya untuk melayani umat.

Kamis (21/5/2026), wajah-wajah itu tampak berkumpul di Gedung Islamic Center Majalengka. Sebagian datang mengenakan pakaian koko sederhana, sebagian lain membawa rasa haru karena untuk pertama kalinya pengabdian mereka mendapat perhatian besar dalam agenda BAZNAS Majalengka Awards 2026.

Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan senilai Rp1,372 miliar kepada 1.372 penerima manfaat. Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp1 juta.

Bantuan itu diberikan kepada para pejuang keagamaan yang selama ini menjaga denyut kehidupan masjid dan pembinaan umat di berbagai pelosok Kabupaten Majalengka.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Agus Asri Sabana mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk penghormatan kepada mereka yang selama ini menjaga syiar Islam dengan penuh ketulusan.

“Program ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pejuang keagamaan yang setiap hari menjaga syiar Islam, menjaga masjid tetap hidup, dan hadir di tengah masyarakat,” ujar Agus.

Menurutnya, peran guru ngaji dan marbot sering kali tidak terlihat, padahal mereka menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat tetap hangat dan religius.

Di sejumlah desa, guru ngaji masih setia mengajar anak-anak membaca Alquran selepas Magrib. Sementara para marbot menjadi orang pertama yang datang ke masjid dan terakhir pulang setelah memastikan rumah ibadah tetap bersih dan nyaman digunakan jamaah.

Acara tersebut turut dihadiri pimpinan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, serta Bupati Eman Suherman.

Selain penyaluran bantuan, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memberikan penghargaan kepada 34 penerima dari 15 kategori dalam BAZNAS Awards. Penghargaan diberikan kepada unit pengumpul zakat (UPZ), tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, pemerintah desa, hingga pelaku usaha yang dinilai aktif mendukung penguatan zakat, infak, dan sedekah.

Pada kesempatan itu pula, diluncurkan program Kampung Zakat di lima desa, yakni Desa Pilangsari, Desa Sukawana, Desa Randegan, Desa Kagok, dan Desa Banjaran.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah pemberdayaan masyarakat berbasis wilayah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kehidupan sosial umat.

Tak hanya itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama PT Litek Garment juga menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS sebanyak lima unit rumah dengan total bantuan Rp50 juta.

Bagi sebagian penerima manfaat, bantuan itu mungkin bukan sekadar angka. Di tengah pengabdian yang sering berjalan tanpa sorotan, perhatian tersebut menjadi tanda bahwa kerja-kerja sunyi mereka ternyata tetap dilihat dan dihargai.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image