Mahasiswa UBSI BSD Edukasi Sopan Santun Anak Usia Dini di Tangerang
Edukasi | 2026-05-19 21:43:46
Kabupaten Tangerang, 11 Mei 2026 — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) BSD melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di PAUDQu Babul Iman, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini mengangkat tema “Penanaman Nilai Sopan Santun dalam Perspektif Islam sebagai Bagian dari Sikap Kewarganegaraan pada Anak Usia Dini”.
Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan. Penanaman nilai sopan santun sejak dini dinilai penting karena menjadi bagian dari pembentukan akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan, Selvi Ajijah, menjelaskan bahwa kegiatan dirancang menggunakan metode interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi yang diberikan.
“Anak usia dini lebih mudah belajar melalui kegiatan yang menyenangkan. Karena itu kami menggabungkan cerita, permainan, dan praktik langsung agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh anak-anak,” ujar Selvi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut diikuti oleh 20 peserta didik dengan pendampingan dua guru PAUDQu Babul Iman. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif dan antusias mengikuti setiap rangkaian acara.
Mahasiswa memberikan edukasi melalui storytelling, permainan kelompok, serta praktik penggunaan ungkapan sopan seperti “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”. Selain itu, anak-anak juga diajak belajar mengenai pentingnya kerja sama, disiplin, dan sikap saling menghargai saat berinteraksi dengan teman maupun guru.
Kepala sekolah PAUDQu Babul Iman, Bu Fitri Nurafifah, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa UBSI karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta didik.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu anak-anak dalam memahami perilaku sopan santun melalui cara yang menyenangkan dan mudah diterima,” ungkap Bu Fitri.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mulai terbiasa menggunakan bahasa yang lebih sopan ketika berinteraksi di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, dan interaksi sosial anak.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
