Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image berlian

Dinamika Scarcity: Implikasi Kelangkaan dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi

Edukasi | 2026-05-11 07:16:40

Mengapa Kita Harus Memilih?

Pernahkah Anda merasa ingin memiliki banyak hal, tapi saldo di rekening atau waktu dalam sehari terasa sangat terbatas? Ini bukan hanya masalah pribadi, tapi juga inti dari ilmu ekonomi yang disebut kelangkaan.
Kelangkaan ini muncul karena adanya perbedaan antara sumber daya yang terbatas dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Di era sekarang, kelangkaan tidak hanya tentang kekurangan makanan, tapi juga tentang kekurangan waktu dan kekurangan sumber daya lainnya. Ini membuat kita harus memilih dan memprioritaskan kebutuhan kita.

Tinjauan Pustaka & Data (2020–2025)

Pada tahun 2020 hingga pertengahan 2025, kita dapat melihat perubahan besar dalam lanskap ekonomi dunia. Ini memberikan kita data yang menarik tentang bagaimana kelangkaan memengaruhi perilaku manusia.

• Scarcity Mindset atau Pola Pikir Kelangkaan: Penelitian psikologi ekonomi dari tahun 2021 hingga 2023 menunjukkan bahwa ketika seseorang merasa kekurangan, baik itu uang atau waktu, kemampuan berpikir mereka menurun. Ini disebut bandwidth tax, di mana orang lebih fokus pada solusi cepat daripada perencanaan jangka panjang.


• Kelangkaan Rantai Pasok: Pada tahun 2020 hingga 2022, gangguan logistik global selama pandemi menyebabkan harga komoditas melonjak. Laporan inflasi pada periode itu menunjukkan bahwa kelangkaan barang mentah membuat produsen harus mengurangi kualitas atau ukuran produk untuk bertahan.


• Kelangkaan Digital dan Ekonomi Perhatian: Di era informasi yang melimpah, perhatian manusia menjadi sumber daya paling langka. Perusahaan teknologi sekarang berlomba-lomba untuk memperebutkan waktu pengguna, yang disebut sebagai Attention Economy.


• Krisis Energi dan Sumber Daya Alam: Proyeksi data tahun 2024 menunjukkan bahwa kelangkaan energi hijau dan material kritis seperti litium untuk baterai telah mengubah peta geopolitik. Ini membuat negara-negara harus melakukan efisiensi besar-besaran dengan kebijakan ekonomi sirkular.

Kesimpulan

Dinamika kelangkaan memengaruhi banyak aspek kehidupan kita, dari perilaku manusia hingga kebijakan ekonomi. Kita harus memahami bagaimana kelangkaan memengaruhi kita dan membuat keputusan yang tepat untuk menghadapi tantangan ini. Dengan memahami dinamika kelangkaan, kita dapat membuat keputusan yang lebih baik dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Penulis: Berlianna Ramadhani, Fuja Khoerun Nisa, Indira Asmi, Sazki Laila, Mustofa Galwasy


Universitas Pamulang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Manajemen

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image