Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ismail Suardi Wekke

Akselerasi Kerjasama Global Melalui SEA-AFSID: BOLT Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi Lintas Asia

Teknologi | 2026-05-04 15:24:13
English Day (ISW)

Maros – Organisasi Balsamo Outreach for Learning and Teaching (BOLT) mengukuhkan eksistensinya dalam kancah internasional melalui rangkaian inisiatif global yang dilaksanakan selama dua pekan, terhitung sejak akhir April hingga awal Mei 2026. Melalui program bertajuk Southeast Asia Academic Forum for Sustainable Development (SEA-AFSID) 2026, BOLT berhasil menjangkau 17 kota di 8 negara Asia.

Langkah masif ini merupakan bentuk nyata misi awal pendirian BOLT yang diinisiasi di Sendai, Jepang. Berkolaborasi dengan Prof. Dr. Peter John Wanner dari Tohoku University, BOLT konsisten mendorong kemitraan perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara dan Asia secara inklusif serta berkelanjutan.

Ekspansi kerjasama ini tidak hanya menyasar level pendidikan tinggi. BOLT turut merangkul institusi sekolah dan madrasah melalui aksi nyata di lapangan. Dalam rangkaian SEA-AFSID 2026, dua agenda besar dilaksanakan di Kabupaten Maros, yakni kegiatan Pengabdian Masyarakat di Ammesangeng serta perhelatan English Day & Asian Youth Research Competition di Bantimurung bersama FAM PII Universitas Hasanuddin.

Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang kokoh dengan melibatkan berbagai pilar institusi yang memiliki visi serupa.

Dalam periode yang sama, digelar pula Sultan Hasanuddin Forum on Research and Innovation. Forum (Rabu, 29 April 2026) ini dibuka langsung oleh Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., MH., sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan riset dan inovasi.

Puncak rangkaian acara di Sulawesi Selatan ditandai dengan penyelenggaraan seminar internasional I-CELEBES 2026. Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) lintas provinsi yang melibatkan empat perguruan tinggi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (SULTAN BATARA).

Bertindak sebagai tuan rumah adalah Universitas Muhammadiyah Barru, yang dihadiri pula oleh pimpinan dari Universitas Muhammadiyah Bone (Sulawesi Selatan), STIKES Bina Bangsa Majene (Sulawesi Barat), serta IAI Rawa Aopa Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara).

Menanggapi kesuksesan rangkaian agenda marathon tersebut, Komite Saintifik SEA-AFSID yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, Ismail Suardi Wekke, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Atas semua dukungan, kerjasama, dan doa-doa lintas institusi dan negara, kami sampaikan terima kasih,” pungkasnya saat menutup rangkaian acara di Sulawesi Selatan.

Keberhasilan implementasi pelaksanaan SEA-AFSID 2026 ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan digitalisasi dan internasionalisasi pendidikan di kawasan Asia, sekaligus mempererat hubungan diplomatik melalui jalur akademik.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image