Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Tunjukkan Daya Saing di Level Global

Info Terkini | 2026-04-30 10:48:27
Dio Lutvi Andre, mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan berbagai penghargaan di tingkat nasional dan internasional sepanjang tahun 2025 (Foto. Septia)

Dio Lutvi Andre, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sukses menorehkan prestasi gemilang di berbagai kompetisi bergengsi sepanjang tahun 2025. Mahasiswa yang aktif sebagai sekretaris departemen Pengabdian kepada Masyarakat di komunitas PKM-Center UAD ini berhasil meraih penghargaan mulai dari tingkat nasional hingga internasional.

Prestasinya diawali dengan meraih Juara Output Essay dalam Writing Contest FOMUNY yang diselenggarakan oleh Family of Mahasiswa KIP-K UNY pada September 2025, disusul menjadi Delegasi dan Finalis The 5th National Student Leaders on Sustainability Meeting 2025 yang dinaungi UI GreenMetric dan Universitas Airlangga.

Puncaknya, pada ajang Ahmad Dahlan International Youth Camp bulan Oktober 2025, Dio menyapu bersih empat penghargaan sekaligus yakni 1st Presenter, Rank 2 Best Use of Data/Reference, 3rd Winner Essay, serta Honorable Mention untuk tema Advances in Science & Technology.

Dalam setiap kompetisi, Dio mengangkat inovasi yang berfokus pada solusi nyata atas permasalahan lingkungan dan pangan. Pada ajang FOMUNY, ia membawakan karya berjudul "Satu Tungku: Hilirisasi Limbah Kulit Kakao (Theobroma Cacao L) Menjadi Tepung Cascara Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan", karena melihat potensi 75% limbah kulit kakao yang selama ini terbuang.

Sedangkan untuk inovasi "iBIN (Technology-IoT Bin)", ia menawarkan solusi tempat sampah cerdas berbasis IoT untuk efisiensi pengangkutan sampah di perkotaan. Dio memilih tema Advances in Science & Technology dengan alasan bahwa kemajuan iptek seharusnya tidak hanya menjadi penemuan laboratorium, melainkan kunci utama untuk menjawab tantangan nyata seperti kesehatan dan krisis energi agar masa depan lebih efisien bagi semua orang.

Persiapan intensif dilakukan Dio selama sekitar dua minggu untuk setiap perlombaan, mulai dari riset permasalahan yang relevan, penyusunan strategi, hingga eksekusi penulisan dan desain alat. Meskipun menghadapi tantangan dalam menyederhanakan konsep ekonomi sirkular yang rumit serta harus tampil percaya diri di depan peserta lintas budaya pada level internasional, motivasi terbesarnya adalah membuktikan bahwa anak muda Indonesia mampu bersaing di kancah global.

Ia berharap berbagai prestasi ini tidak hanya berhenti sebagai pajangan, namun ide-ide inovatifnya dapat benar-benar diimplementasikan agar bermanfaat langsung bagi masyarakat luas. (Septia)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image