Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Fariza Salsa Nurjanah

Kadang Lelah Itu Datang tanpa Alasan yang Jelas

Curhat | 2026-04-10 13:50:17

Akhir-akhir ini aku sering merasa lelah, tapi anehnya bukan karena aktivitas yang terlalu padat. Justru di hari-hari yang terlihat biasa saja, rasa itu muncul begitu saja tanpa permisi. Aku tetap menjalani rutinitas seperti biasa, berbicara dengan orang lain, bahkan sesekali tertawa. Namun di dalam hati, rasanya seperti ada yang belum selesai, seperti ada beban yang tidak terlihat tapi terus terasa. Hal seperti ini mungkin tidak selalu bisa dijelaskan, tapi cukup nyata untuk dirasakan.

Ilustrasi Seseorang duduk sendiri sambil melihat keluar jendela

Sering kali aku mencoba mencari tahu penyebabnya, apakah karena tekanan, ekspektasi, atau mungkin terlalu banyak hal yang dipikirkan. Tapi semakin dicari, jawabannya justru semakin tidak jelas. Pada akhirnya aku sadar, tidak semua hal harus selalu punya alasan yang pasti. Ada kalanya perasaan datang begitu saja, dan yang bisa dilakukan hanyalah menerimanya. Meskipun tidak mudah, setidaknya itu membuatku berhenti menyalahkan diri sendiri.

Di tengah kondisi seperti itu, aku mulai belajar untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri. Tidak semua hari harus produktif, dan tidak semua waktu harus diisi dengan pencapaian. Ada saatnya kita butuh berhenti sejenak, menarik napas, dan memberi ruang untuk diri sendiri. Bukan berarti menyerah, tapi justru itu bagian dari menjaga diri agar tetap bisa berjalan ke depan. Kadang, istirahat juga bentuk usaha yang tidak kalah penting.

Aku juga mulai memahami bahwa tidak apa-apa jika tidak selalu terlihat baik-baik saja. Kita tidak harus selalu kuat di depan semua orang. Mengakui bahwa kita sedang lelah bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kejujuran. Justru dengan memahami perasaan sendiri, kita bisa lebih mengenal diri kita dengan lebih utuh.

Mungkin rasa lelah itu tidak akan langsung hilang begitu saja. Tapi setidaknya, dengan menerimanya, beban itu terasa sedikit lebih ringan. Aku percaya, setiap fase pasti ada akhirnya, termasuk fase lelah ini. Yang penting, kita tetap berjalan, meskipun pelan, dan tetap memberi ruang untuk diri sendiri agar bisa pulih dengan caranya masing-masing.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image