Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Admin Eviyanti

Kapitalisme dengan Hegemoninya, Merusak Kehidupan Manusia

Politik | 2026-04-08 13:50:51

Oleh Nia Karmila

Aktivis Muslimah

Gelombang aksi demo No Kings berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat AS dengan jutaan warga turun ke jalan memprotes kebijakan Presiden Donald Trump. Aksi ini digelar secara luas, dari kota besar hingga wilayah pinggiran, dengan peserta menyatakan alasan yang beragam namun berakar pada kekhawatiran terhadap arah kebijakan pemerintah saat ini. Seorang demonstran di Minneapolis menyebut keikutsertaannya sebagai bentuk tanggung jawab warga negara. Para demonstran menyuarakan penolakan terhadap kebijakan imigrasi, konflik dengan Iran, hingga meningkatnya biaya hidup. Di saat yang sama, utang AS tembus US$39 triliun akibat konflik dan kebijakan ekonomi. Secara umum, aksi 'No Kings' mencerminkan meningkatnya partisipasi publik dalam menyuarakan aspirasi politik. Seorang peserta di Sacramento berharap demonstrasi ini dapat memengaruhi pilihan politik masyarakat ke depan. (CNN Indonesia)

Salah satu ciri ideologi (mabda) itu panas dan ingin disebarkan. Salah satu ideologi itu adalah kapitalisme. Kapitalisme menjadikan penjajahan cara mereka untuk menyebarkan ideologinya, baik penjajahan secara militer, ekonomi, maupun politik. Negara AS adalah negara pelopor kapitalisme yang memliliki anggaran militer terbesar di dunia, maka tidak heran dengan anggaran tersebut AS untuk menjaga dan memperkuat hegemoninnya.

Kebijakan Trump yang ingin menguasai dunia, dengan kebijakan militernya, salah satunya yaitu dukungan penuh terhadap Zionis Israel yang mendukung baik dengan menyuplai senjata, finansial dll. Belum lagi sikap AS yang bersekutu dengan beberapa negara Eropa dan beberapa negeri muslim untuk memerangi Iran. AS melakukan semua itu untuk mempertahannkan pengaruhnya di kawasan tersebut. Kebijakan-kebijakan Trump jelas menuntut biaya yang sangat besar, dan konsekuensinya Negara AS memiliki hutang yang berlipat ganda dan menuju kebangkrutan.

Kebijakan Trump menyadarkan semua orang dunia bahwa kebijannya itu adalah sebuah kejahatan. Kebijakan-kebijakan itu tentu tidak akan berjalan tanpa dukungan orang lain, justru punguasa-penguasa negeri muslim justru berkhianat kepada umat dengan bersekutu dengan AS. Dengan itu AS bisa mengontrol kebijakan-kebijakan di negeri-negeri kaum muslim agar sesuai dengan keinginannya.

Hegemoni kapitalisme dan politik demokrasi telah merusak dunia dan kehidupan antar bangsa. Umat Islam dan penguasa muslim pun menjadi korban adu domba, demi kepentingan AS, dan bersekutunya penguasa-penguasa negeri muslim dengan AS adalah bentuk pengkhianantan yang harus segera diakhiri.

Islam mengaharuskan sebagai umat muslim harus sadar bahwa AS dengan hegemoni kapitalisme dan dan politik demokrasinya telah merusak dunia. Umat harus sadar dan jangan terpengaruh dengan kepentingan AS. Islam mengajarkan kepada umatnya agar mempunyai perjuangan yang jelas.

Dengan kesadaran politik ini umat dan penguasan pun akan melaksanakan dakwah yang telah diajarkan Rasulullah saw. Rasul telah mengatakan kepada kaum muslim, bahwa wajib memiliki institusi negara untuk menerapakan, menjaga dan menyebarkan syariat Islam. Dalam naungan khilafah keburukan dan kebathilan apapun akan sirna, dan hanya akan ada ketentraman dan kebahagiaan.

Wallahualam bissawab

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image