Bersyukur Diberikan Keberkahan Umur
Agama | 2026-03-18 13:46:18Mamuju, (INFO_PAS)--Malam kedua puluh enam Bulan Ramadhan 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju melaksanakan kegiatan Shalat Tarawih Berjamaah yang diikuti diikuti seluruh Warga Binaan beragama Islam dan petugas serta diawasi langsung oleh Staf Pelayanan Tahanan dan diback up oleh Regu Pengamanan Malam, Piket Staf Shalat Tarwih dan petugas dari Bapas Polewali bertempat di Masjid At-Taubah (15 /03).
Adapun yang membawa Khutbah Tarawih pada malam ini Ust. Hajrul Malik, S. Ag. Ust. Hajrul dalam ceramahnya mengatakan bahwa setiap helaan nafas adalah karunia. Setiap detik yang kita lewati adalah peluang untuk mendekat kepada Allah S.W.T. Maka jangan sampai kita menjadi orang yang menyesal ketika ajal datang, sementara amal belum cukup, dan taubat belum dilakukan.
"Bulan Ramdhan ini, dan setiap hari yang Allah S.W.T izinkan kita lalui, adalah anugerah yang harus disambut dengan syukur yang nyata, yaitu taat, menjauhi maksiat, dan memperbanyak amal kebajikan. Dengan bersyukur, kita tentunya akan selalu merasa cukup dengan rizki yang diberikan oleh Allâh SWT. Jangan lupa, kita juga harus mensyukuri nikmat usia, bahkan di sisa-sisa usia kita. Bukankah sebaik – baik manusia adalah umurnya panjang dan baik amalnya, dan seburuk-buruk manusia umurnya panjang jelek amalnya." ucapnya.
Penceramah menambahkan doa yang setiap hari baca ketika kita bangun tidur, sebagai wujud rasa syukur atas nikmat usia, masih diberikan jatah hidup. Usia adalah suatu nikmat, aset dan modal yang berharga tiada tara, hal ini patut disyukuri. Ketika Allah SWT masih memberikan usia panjang pada umatnya. Hal itu menandakan bahwa kesempatan untuk memperbaiki diri masih terbuka lebar.
"Marilah kita instrospeksi pada diri sendiri, apakah usia kita yang bertambah lama, bertambah tua dan bertambah umur itu bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya. Karena kalau kita menyadari, pada hakekatnya umur kita itu justru semakin berkurang dan otomatis jatah hidup kita semakin sedikit," tambahnya.
Selanjutnya dilaksanakan Shalat Tarawih secara berjamaah 08 (delapan) rakaat dan diakhiri dengan Shalat Witir dan Shalawat Badar serta Warga Binaan kembali ke kamar blok masing - masing.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
