Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Humas Rutan Mamuju

Terhindar dari Sifat Sombong

Agama | 2026-03-14 22:29:48

Mamuju, (INFO_PAS)--Malam kedua puluh empat Bulan Ramadhan 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju melaksanakan kegiatan Shalat Tarawih Berjamaah yang diikuti diikuti seluruh Warga Binaan beragama Islam dan petugas serta diawasi langsung oleh Staf Pelayanan Tahanan dan diback up oleh Regu Pengamanan Malam, Piket Staf Shalat Tarwih dan petugas dari Bapas Polewali bertempat di Masjid At-Taubah (13 /03).

Adapun yang membawa Khutbah Tarawih pada malam ini seorang Santri Pondok Pesantren yakni Muhammad Zaidullah. Muhammad Zaidullah dalam ceramahnya mengatakan bahwa sifat sombong merupakan salah satu penyakit hati yang sangat dibenci dalam ajaran Islam. Kesombongan membuat seseorang merasa lebih tinggi, lebih baik, atau lebih mulia dibandingkan orang lain, baik karena ilmu, harta, jabatan, maupun keturunan.

"Padahal, dalam pandangan Allah, kemuliaan seseorang tidak diukur dari hal-hal tersebut, melainkan dari ketakwaannya. Sikap sombong adalah sikap yang berbahaya. Karena kesombongan tidak jarang memakan korban dan mengantarkan pelakunya pada jurang kehancuran. Al-Qur’an menayangkan banyak kisah tokoh-tokoh yang pada akhirnya dibinasakan oleh Allah. Kisah yang paling masyhur adalah kisah Fir’aun, penguasa Mesir kuno yang merupakan ayah angkat dari Nabi Musa," ucapnya.

Penceramah menambahkan Karena itu ketika menemukan orang di zaman yang sombong karena harta dan kekuasaannya, maka katakanlah bahwa apa yang dimilikinya saat ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan apa yang dimiliki dan pernah dilakukan oleh Fir’aun dan Qarun di masa lampau.

"Hal yang perlu ditanamkan dan selalu dipatrikan dalam diri ialah bahwa yang kita miliki adalah titipan. Janganlah titipan ini membuat kita sombong dan angkuh," tambahnya.

Selanjutnya dilaksanakan Shalat Tarawih secara berjamaah 08 (delapan) rakaat dan diakhiri dengan Shalat Witir dan Shalawat Badar serta Warga Binaan kembali ke kamar blok masing - masing.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image