Mental Health di Dunia Kerja: Tantangan Baru Bagi Manajemen SDM
Gaya Hidup | 2026-02-16 21:40:33
Dalam beberapa tahun terakhir, isu kesehatan mental semakin banyak dibicarakan, terutama di kalangan generasi muda. Tekanan target, tuntutan produktivitas, serta persaingan kerja menjadi faktor pemicu stres berkepanjangan. Dunia kerja modern tidak lagi hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga ketahanan mental.
Hal ini menempatkan manajemen sumber daya manusia (SDM) pada posisi strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Manajemen SDM kini tidak hanya berfokus pada rekrutmen dan evaluasi kinerja, tetapi juga kesejahteraan psikologis karyawan. Burnout yang tidak ditangani dapat menurunkan produktivitas dan meningkatkan turnover.
Perusahaan yang menerapkan work-life balance, komunikasi terbuka, serta dukungan konseling cenderung memiliki kinerja organisasi yang lebih stabil. Generasi Z yang memasuki dunia kerja juga memiliki ekspektasi terhadap fleksibilitas dan lingkungan yang suportif.
Kesehatan mental bukan isu pribadi semata, melainkan bagian dari strategi organisasi. Manajemen SDM yang responsif akan menciptakan budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan.
(Penulis : Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
