Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Reva Aydilla Nathania Asmara

Peran Pancasila dalam Pembentukan Etika dan Profesionalisme Mahasiswa Keperawatan

Sastra | 2026-02-06 21:37:05

 

Di tengah perkembangan ilmu kesehatan dan dinamika sosial yang semakin kompleks, mahasiswa mencakup bidang tersebut dengan berbagai tantangan yang memungkinkannya menjadi calon tenaga kesehatan. Tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik dan keterampilan klinis, siswa juga harus menjunjung tinggi nilai moral dan etika dalam setiap tindakan. Dalam konteks ini, Pancasila memiliki peran penting sebagai dasar nilai dalam membentuk sikap dan profesionalisme pelajar.

Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa tercermin dalam sikap tanggung jawab, kejujuran, dan kesadaran moral dalam memberikan asuhan. Mahasiswa yang berjanji dituntut untuk bekerja dengan niat yang tulus serta menjunjung nilai kemanusiaan yang tinggi tanpa membedakan latar belakang pasien. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menjadi landasan utama dalam memberikan pelayanan yang penuh empati, menghargai martabat pasien, serta menjunjung hak asasi manusia dalam melakukan praktik perawatan.

Dalam lingkungan pelayanan kesehatan yang beragam, nilai Persatuan Indonesia mengajarkan pentingnya kerja sama antar tenaga kesehatan dan sikap saling menghormati perbedaan budaya, suku, dan agama pasien. Mahasiswa yang melakukan selimut harus mampu beradaptasi dan inklusif agar tercipta pelayanan yang holistik dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan diwujudkan dalam kemampuan siswa untuk berkomunikasi secara efektif, terbuka terhadap masukan, serta mampu bekerja dalam waktu. Pengambilan keputusan dalam pembedahan tidak dapat dilakukan secara sepihak, melainkan melalui pertimbangan profesional dan musyawarah demi kepentingan pasien.

Sementara itu, nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mengingatkan mahasiswa berpura-pura bersikap adil dan profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan. Setiap pasien berhak mendapatkan perawatan yang berkualitas tanpa diskriminasi. Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mahasiswa Pembekuan diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten di bidang ilmu, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.

Pada akhirnya, pengamalan Pancasila dalam pendidikan bukan sekedar memenuhi kewajiban akademik, melainkan sebagai pedoman hidup yang membentuk kepribadian dan etos kerja. Dengan menjadikan Pancasila sebagai nilai dasar dalam praktik perlindungan, mahasiswa praktik perlindungan dapat berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang humanis, adil, dan memaafkan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image