Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Universitas Ahmad Dahlan

Pentingnya Integritas dan Nilai Kehidupan

Info Terkini | 2026-02-03 11:29:01
Abdee Firman Al Rasyid, Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris (Sasing) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Abdee)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Wisuda Periode II Januari 2026 dengan suasana khidmat dan penuh haru. Momen ini menjadi penanda kelulusan sekaligus awal dari tanggung jawab baru bagi para lulusan.

Pada kesempatan tersebut, UAD juga memberikan penghormatan kepada wisudawan anumerta, Dharu Aulia Rahman dari Program Studi Sistem Informasi, yang semasa hidup dikenal sebagai penerima Beasiswa Karya di Fakultas Kedokteran serta aktif sebagai pegiat lingkungan melalui Green Campus Community Universitas Ahmad Dahlan.

Salah satu momen yang paling berkesan dalam prosesi wisuda adalah penyampaian pidato dari wisudawan terbaik, Abdee Firman Al Rasyid, lulusan Program Studi Sastra Inggris, yang menjadi perwakilan wisudawan lainnya.

Dalam pidatonya, Abdee menegaskan bahwa wisuda tidak hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga menjadi titik awal menghadapi kehidupan dengan nilai dan integritas tinggi. Ia menyampaikan bahwa selama menempuh pendidikan di UAD, mahasiswa bukan hanya belajar dari materi yang tersaji di kelas, tetapi juga melalui berbagai pengalaman hidup.

“Di kampus ini, kami tidak hanya belajar di kelas, kami belajar dari kegagalan, dari tawa pedihnya pertemanan. Pengorbanan kami terhadap mimpi, bahkan keberanian untuk melangkah ke tempat yang asing,” ungkapnya.

Abdee juga menegaskan bahwa nilai yang kuat adalah akar penting untuk berani menjangkau mimpi yang tinggi. Ia menyebut bahwa akar yang kuat itu bernama Universitas Ahmad Dahlan.

Tak lupa, Abdee menyampaikan terima kasih kepada dosen dan tenaga kependidikan. Ia berkata, “Kesuksesan hari ini bukanlah hasil kerja kami semata. Kepada Bapak dan Ibu dosen serta tenaga kependidikan Universitas Ahmad Dahlan, terima kasih atas kesabaran yang sering kali tidak terlihat, atas doa yang selalu tidak terdengar, serta atas kepercayaan yang terus ditanamkan bahkan ketika mahasiswa belum sepenuhnya percaya pada kemampuan diri sendiri.”

Ia juga memberikan penghormatan kepada orang tua, yang telah menjadi sumber doa, perjuangan, dan cinta tanpa syarat di balik keberhasilan para wisudawan.

Menutup pidatonya, Abdee mengajak wisudawan agar selalu membawa nama Universitas Ahmad Dahlan untuk menunjukkan integritas, keberanian, dan menebar kebermanfaatan. Ia menyampaikan bahwa ilmu bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi harus menjadi jalan untuk memberi manfaat bagi sesama. (Mei)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image