Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Asep Saeful Azhar

Memorian Memorandum

Humaniora | 2026-01-21 18:26:15
Image by Nasional Geografi Indonesia

Entah, saya jadi mengingat dan rindu kawan-kawan lama. Hidup seperti kemarin rasanya.

 Tak sengaja saya scroll potret penggalan kisah-kisah yang masih nampak di medsos. Adakalanya perjumpaan adalah perpisahan yang lampau. Mengenang pun adalah membangkitkan kembali ingatan. Bersyukur atas segala nikmat-Nya dari setiap hari-hari yang berlalu.

 Seutas catatan ini sebagai pelengkap dari yang genap di antara ribu jiwa yang pernah berjumpa dan berpisah. Kini waktu berlalu dan hujan pun merintik pelan, tetesnya mengisyarakatkan tanya yang tak terbagi. Tepat pukul 00.48 diparagraf ini saya mengupayakan hening untuk sejenak menjeda detak dan detik yang berlalu adalah sejarah.

Semoga himpunan huruf-huruf ini bagian dari zikir. Pengulangan dibabak baru, kembali, lagi dan akan berlalu. Laksana air yang menguap di udara, dibawa melayang bersama angin, didekap awan, lalu berjatuhan. Begitulah siklusnya; evaporasi.

Atau seperti revolusi Bumi yang mengitari Matahari; mengulang, terulang dan berulang lalu berterus-terang dalam bahasa perbincangannya yang kita pahami masing-masing. Ini sekedar saja. Di antara kerumitan-kerumitan yang dihidangkan dari ketidakberdayaan mahluk kepada Kholiq.

 Mulailah waktu baru mengiringi esok yang terencana seperti desir membawa laksana dengan yakin dan tidak meragu. Kembali, saya menjadi melankolis tak berujung diakhir teks ini. Bukan simpulan atau pendaur-ulangan kata-kata, tetapi semacam alegoria di pucuk janari Januari.

Kembang Lantara Canara koneng didérés jalan babatuan, rebun-rebun ngaderes, tadarus mahluki nyinglarkeun fana nu lana.

 Rancekek

20 Januari 2026

Asep S. Azhar

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image