123 Ton Komoditas Pangan Berhasil Dipanen Pemasyarakatan
Info Terkini | 2026-01-15 15:26:47
InfoPAS - Jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan Panen Raya Serentak, Kamis (15/1). Tidak kurang dari 123,5 ton komoditas pertanian berhasil diproduksi oleh para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari berbagai Lapas dan Rutan di tanah air.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata pemanfaatan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Para warga binaan, dengan pendampingan intensif dari petugas, berhasil mengelola lahan tersebut menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomi, mulai dari padi, jagung, hingga berbagai jenis sayuran hortikultura.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menekankan bahwa keberhasilan panen ini bukan sekadar soal angka, melainkan esensi dari fungsi pemasyarakatan itu sendiri.
“Setelah putusan hukum berkekuatan tetap, tugas Pemasyarakatan adalah mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat. Pembinaan menjadi tanggung jawab utama kita agar Warga Binaan siap kembali dan berdaya,” tegas Agus.
Capaian Sektor Ketahanan Pangan
Dalam laporannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, merinci total hasil produksi yang dicapai oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan:
- Sektor Pertanian & Perkebunan: 99.930 kilogram.
- Sektor Perikanan: 19.608 kilogram.
- Sektor Peternakan: 4.019 kilogram
Salah satu unit yang turut berkontribusi adalah Rutan Kelas IIB Pandeglang. Dalam momen panen raya ini, mereka berhasil memanen komoditas sawi dan kangkung berkualitas. Kepala Rutan Pandeglang, Rd. Achmad Zaki, menyatakan bahwa program ini adalah langkah konkret untuk membekali narapidana dengan keahlian praktis.
“Melalui kegiatan bercocok tanam seperti kangkung dan sawi ini, kami membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Zaki.
Program Panen Raya ini diharapkan terus berkelanjutan guna mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan warga binaan memiliki modal keterampilan yang kuat untuk memulai hidup baru di masa depan.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
