Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Siti Humairah Ramadhan

Literasi Keuangan Sebagai Dasar Manajemen Keuangan Pribadi

Edukasi | 2026-01-01 20:22:12
Sumber: Pinterest

Literasi keuangan mencakup kemampuan individu dalam memahami, mengelola, dan mengambil keputusan yang tepat terkait aspek keuangan, seperti pendapatan, pengeluaran, tabungan, investasi, dan utang. masalah rendahnya literasi keuangan masih banyak ditemui pada masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan, serta pada berbagai kelompok usia, terutama generasi muda, dan rumah tangga produktif. Rendahnya pemahaman ini menyebabkan banyak individu mengalami kesulitan mengatur keuangan pribadi, terjebak dalam utang konsumtif, serta tidak memiliki perencanaan keuangan jangka panjang yang memadai.

Pentingnya Literasi Keuangan Sebagai Dasar Manajemen Keuangan Pribadi

Literasi keuangan menjadi sangat penting karena berperan sebagai fondasi dalam pengambilan keputusan keuangan yang rasional dan bertanggung jawab. Individu yang memiliki literasi keuangan yang baik akan mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran secara realistis, serta merencanakan masa depan keuangan dengan lebih terarah. Oleh karena itu, literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga dengan sikap dan perilaku keuangan yang sehat.

Contoh Nyata Literasi Keuangan Sebagai Dasar Manajemen Keuangan Pribadi

Seorang karyawan dengan pendapatan tetap yang memiliki literasi keuangan akan menyusun anggaran bulanan, menyisihkan dana darurat, serta menabung atau berinvestasi secara rutin. Sebaliknya, individu dengan literasi keuangan yang rendah cenderung menghabiskan pendapatannya untuk konsumsi tanpa perencanaan. Perbedaan perilaku ini menunjukkan bahwa literasi keuangan sangat memengaruhi cara individu mengelola keuangan pribadinya dalam berbagai situasi dan waktu.

Dampak Literasi Keuangan Terhadap Manajemen Keuangan Pribadi

Sebagai dasar manajemen keuangan pribadi antara lain meningkatnya kemampuan mengelola pendapatan, menurunnya risiko masalah keuangan, serta tercapainya tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang. Individu yang literat secara finansial cenderung memiliki kestabilan ekonomi, tingkat stres keuangan yang lebih rendah, dan kesiapan menghadapi kondisi darurat. Sebaliknya, rendahnya literasi keuangan dapat berdampak pada tingginya tingkat utang, rendahnya tingkat tabungan, serta minimnya perlindungan keuangan di masa depan.

Dengan demikian literasi keuangan yang memadai, stabilitasi keuangan pribadi dapat tercapai, risiko masalah keuangan dapat diminimalkan, dan tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang dapat diwujudkan. Oleh karena itu, upaya peningkatan literasi keuangan perlu terus dilakukan melalui edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat mampu menerapkan manajemen keuangan pribadi yang sehat dan berkelanjutan.

Penulis,

Siti Humairah Ramadhan

Universitas Pamulang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Manajemen

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image