Konsistensi, Kunci Bertahan di Tengah Ramainya Kreator Digital
Kisah | 2025-12-29 16:07:19
Di tengah derasnya arus konten digital, tidak sedikit orang yang bermimpi menjadi kreator populer. Namun, tak semua perjalanan menuju sana dimulai dari perencanaan matang, strategi besar, atau modal yang melimpah. Ada kalanya, kesuksesan justru lahir dari sesuatu yang sangat sederhana: keisengan.
Itulah yang dialami seorang konten kreator muda yang kini memiliki puluhan ribu pengikut di TikTok. Awalnya, tidak ada target besar, apalagi ambisi untuk terkenal. Aktivitas membuat konten justru berangkat dari rasa bosan di tempat kerja, ketika waktu luang terasa panjang dan tidak tahu harus melakukan apa. Daripada membiarkan waktu berlalu begitu saja, ia mencoba membuat video pendek sesuai dengan hal-hal yang ia sukai.
Tak disangka, konten tersebut mendapat respons positif. Penonton mulai berdatangan, jumlah tayangan meningkat, dan kolom komentar dipenuhi apresiasi. Dari sekadar iseng, lahirlah kesadaran bahwa apa yang dibuat ternyata relevan dan menghibur banyak orang.
Menariknya, respons positif itu tidak hanya datang dari penonton biasa. Perlahan, sesama streamer dan kreator gim mulai mengenal namanya. Interaksi pun terbangun, jejaring meluas, dan eksistensinya di dunia konten digital semakin terasa. Hingga pada titik tertentu, berbagai brand mulai melirik dan mengajukan kerja sama.
Fenomena ini menunjukkan bahwa dunia digital hari ini membuka peluang yang sangat luas bagi siapa pun. Tidak selalu harus memiliki latar belakang tertentu atau peralatan mahal. Yang jauh lebih penting adalah keberanian untuk memulai dan kemauan untuk bertahan.
Kunci dari semua pencapaian itu terletak pada satu hal sederhana namun sering diabaikan: konsistensi. Setelah melihat respons positif dari audiens, ia tidak berhenti di tengah jalan. Konten terus dibuat, ide terus dikembangkan, dan ritme unggahan dijaga. Konsistensi inilah yang kemudian membentuk identitas, membangun kepercayaan audiens, dan membuat algoritma media sosial semakin “mengenali” karyanya.
Di era digital, popularitas bukan lagi sesuatu yang sepenuhnya ditentukan oleh keberuntungan. Ia bisa dibangun melalui proses panjang yang kadang melelahkan, namun bermakna. Konsistensi menjadi pembeda antara mereka yang hanya viral sesaat dan mereka yang mampu bertahan dalam jangka panjang.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa peluang bisa datang dari mana saja, bahkan dari kejenuhan di tempat kerja. Selama ada kemauan untuk mencoba, keberanian untuk konsisten, dan kesediaan untuk terus belajar, siapa pun bisa menemukan jalannya sendiri di dunia kreatif digital.
Pada akhirnya, kesuksesan bukan soal seberapa cepat seseorang dikenal, tetapi seberapa lama ia mampu bertahan dan terus berkembang. Dan di balik semua itu, konsistensi tetap menjadi kunci utama.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
