Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image 40. Zahra Ramadhani Putri

Edukasi Kesehatan Seksual di Kalangan Remaja

Edukasi | 2025-12-20 15:28:11

Seksualitas sering kali masih dianggap sebagai topik yang tabu, terutama ketika dibicarakan pada kalangan remaja. Padahal, apabila ditinjau lebih mendalam, seksualitas merupakan bagian alami dari kehidupan manusia yang tidak terpisahkan dari proses tumbuh dan berkembang. Pada masa remaja, individu mengalami berbagai perubahan, baik secara fisik, hormonal, maupun emosional, yang kerap menimbulkan kebingungan. Tanpa pendampingan dan edukasi yang tepat, rasa ingin tahu remaja berpotensi mengarahkan mereka pada informasi yang keliru dan berisiko.

Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan Ibu bidan Aulia AZ Zahra Wuni, S.Keb., Bdn., terlihat bahwa edukasi seksualitas tidak semata-mata membahas hubungan seksual yang sering dikaitkan dengan konteks dewasa atau usia 21+. Edukasi seksualitas justru menitikberatkan pada pemahaman tentang tubuh, perubahan biologis, kesehatan reproduksi, serta pembentukan sikap menghargai dan menjaga diri sendiri. Penyampaian edukasi dengan bahasa yang ramah, tidak menghakimi, dan sesuai dengan tahap perkembangan remaja dinilai mampu menciptakan rasa aman sehingga remaja lebih terbuka untuk bertanya dan memahami dirinya.

Keluarga memiliki peran yang sangat penting sebagai lingkungan pertama dalam mengenalkan konsep tubuh dan batasan diri kepada anak. Ketika orang tua mampu bersikap terbuka serta memberikan penjelasan yang sederhana namun benar, anak akan tumbuh dengan pemahaman yang sehat mengenai seksualitas. Di sisi lain, bidan sebagai tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan remaja terhadap informasi yang bersifat ilmiah, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut narasumber, edukasi seksualitas yang tepat sejatinya merupakan bentuk perlindungan bagi remaja. Dengan pengetahuan yang memadai, remaja diharapkan mampu mengambil keputusan secara lebih bijak dan bertanggung jawab, serta terhindar dari berbagai risiko yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, edukasi seksualitas sudah semestinya dipandang sebagai sebuah kebutuhan, bukan hal yang harus dihindari. Pendekatan yang manusiawi, terbuka, dan berbasis kesehatan akan membantu menciptakan generasi muda yang lebih sadar, sehat, dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image