Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Siti Nuralifa

Pendidikan Karakter Generasi Muda di Era Digital

Teknologi | 2025-12-18 16:20:11

 

Artikel ini di tulis oleh Siti Nuralifa, ilustrasi pendidikan karakter generasi muda di era digital.

Generasi muda di era digital menghadapi perubahan besar akibat perkembangan teknologi. Di balik kemudahan akses informasi dan komunikasi, muncul tantangan serius dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan agar generasi muda memiliki integritas, empati, dan tanggung jawab.

Generasi muda saat ini hidup dalam arus digital yang terus bergerak cepat. Gadget dan media sosial telah menjadi bagian dari keseharian, membentuk cara berkomunikasi, cara berfikir, dan memandang dunia. Teknologi tentu menawarkan banyak manfaat, mulai dari akses pengetahuan hingga ruang ekspresi yang luas. Namun, tanpa fondasi karakter yang kuat, arus digital juga berpotensi membawa dampak negatif.

Sejumlah fenomena menunjukkan tantangan tersebut, seperti menurunnya empati, meningkatnya ujaran kebencian di ruang digital, serta kecenderungan mencari pengakuan melalui popularitas di media sosial. Dalam situasi ini, keberhasilan sering kali diukur dari pencapaian akademik atau citra didunia maya, sementara nilai integritas, tanggung jawab, dan etika justru terpinggirkan.

Pendidikan karakter menjadi sangat penting dalam menjawab tantangan tersebut. Pendidikan tidak hanya bertugas mencetak individu yang cakap secara intelektual, tetapi juga membentuk pribadi yang beretika, mampu mengendalikan diri, dan memiliki kepedulian sosial. Nilai – nilai karakter perlu hadir dalam praktik kahidupan sehari – hari, bukan sekedar menjadi konsep di ruang kelas.

Tanggung jawab pembentukan karakter tidak dapat dibebankan pada satu pihak saja. Keluarga berperan sebagai lingkungan awal yang membentuk nilai dan sikap. Sekolah memiliki fungsi strategis dalam menanamkan dan memperkuat karakter melalui proses pembelajaran. Sementara itu, lingkungan sosial dan negara perlu menciptakan ekosistem digital yang sehat dan mendukung perkembangan generasi muda.

Jika karakter tidak lagi menjadi prioritas, kemajuan teknologi hanya akan melahirkan generasi yang cepat, tetapi kehilangan arah. Arus digital seharusnya menjadi sarana penguatan nilai, bukan justru mengikisnya. Masa depan bangsa pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, melainkan oleh kekuatan karakter generasi mudanya.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image