Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Anjas Neli Adiputra-Mahasiswa Universitas Air

Bukit Teletubbies: Keindahan Alam Bak Film Masa Kecil

Wisata | 2025-11-27 22:58:25

Siapa yang tak mengetahui “Teletubbies” serial kartun yang banyak digemari anak- anak. Teletubbies dengan tingkah laku lucu dan rumah unik yang berbentuk seperti perbukitan, tak lupa juga matahari dengan wajah bayi yang lucu. Tapi siapa sangka perbukitan yang layaknya rumah Teletubbies itu ada di dunia nyata. Bukit Teletubbies, hamparan perbukitan yang terletak di lereng Gunung Kelud tepatnya di Perkebunan Gambar, Dusun Kampung Anyar, Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Bukit ini berjarak sekitar 30 km dari pusat Kota Blitar, menyajikan panorama perkebunan teh yang asri serta udara yang sejuk, menjadikannya tempat yang sangat cocok untuk berlibur dan berfoto dengan latar indah. Keindahan Bukit Teletubbies tidak hanya dari lanskap alami perbukitan dan perkebunan teh, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas menarik seperti gardu pandang berbentuk balon udara yang dapat dinaiki dengan biaya Rp5.000 untuk menikmati pemandangan dari atas dan berfoto. Ada juga wahana rumah pohon yang bisa dimasuki dengan biaya sekitar Rp3.000, serta penampilan kostum karakter Teletubbies pada akhir pekan pagi yang menambah keseruan wisata ini.

Untuk menuju Bukit Teletubbies, ada tiga rute utama yang bisa dipilih dari pusat kota yaitu melalui Jalan Nasional III, Jalan Raya Penataran, dan Jalan Ciliwung. Rute yang paling nyaman dan sering digunakan adalah melewati Jalan Raya Penataran, karena lebih dekat dan mudah diakses. Pengunjung biasanya menuju kawasan wisata Candi Penataran terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Sumberasri. Saat berada di Desa Sumberasri, tanda yang menunjukkan keberadaan Bukit Teletubbies adalah patung Tugu Pancasila. Perjalanan dari pusat kota ke Bukit Teletubbies memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan kendaraan bermotor, dan melewati beberapa jalan yang berliku dan naik turun, pemandangan hijau sepanjang perjalanan sangat menyenangkan.

Namun, keindahan ini tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah yang menjadikan kondisi tempat ini memprihatinkan, fasilitas yang disediakan kini terbengkalai, jalan setapak tertutup oleh tumbiuhan liar, juga sampah berserakan dimana-mana. Sangat disayangkan keindahan alam yang dapat dikelola dan dijadikan sektor wisata yang menghasilkan dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image