Pelatihan Manajemen Reputasi Digital
Agama | 2025-11-08 14:33:11.
PDM Kabupaten Demak Gelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital untuk Pimpinan Daerah Muhammadiyah
Demak, 8 November 2025 — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Demak menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Organisasi di Hotel Amantis Demak pada Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas pimpinan majelis, lembaga, dan ortom di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Demak.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas peran aktif Muhammadiyah dalam upaya penguatan literasi digital di masyarakat.
“Pelatihan seperti ini sangat relevan di era sekarang. Organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi agar mampu menjaga reputasi dan kredibilitas di ruang publik digital,” ujar Sekda Demak.
Ketua PDM Kabupaten Demak dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan reputasi digital merupakan bagian penting dari strategi dakwah Muhammadiyah di era modern.
“Reputasi organisasi adalah aset berharga. Kita harus memastikan bahwa pesan-pesan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah tersampaikan dengan baik, santun, dan berimbang di dunia maya,” ungkap Ketua PDM Demak.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari praktisi komunikasi digital dan media sosial. Salah satu fasilitator, Ahmad Fathoni, M.I.Kom, menjelaskan pentingnya manajemen reputasi sebagai upaya menjaga konsistensi nilai dan citra organisasi.
“Reputasi digital tidak hanya soal mengelola konten, tetapi juga membangun kepercayaan publik. Pemimpin organisasi perlu memahami bagaimana merespons isu dan membangun komunikasi positif yang mencerminkan karakter Muhammadiyah,” jelas Fathoni.
Ketua panitia, Siti Rahmawati, S.Pd., menambahkan bahwa pelatihan ini dirancang dengan metode interaktif agar peserta dapat langsung mempraktikkan strategi pengelolaan isu dan pembuatan konten positif di media sosial.
“Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan prinsip komunikasi digital yang efektif dalam aktivitas organisasi sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta mengikuti sesi diskusi, studi kasus, dan simulasi pengelolaan krisis reputasi digital.
Dengan pelatihan ini, PDM Kabupaten Demak berharap lahir kader-kader pimpinan yang cakap digital, mampu menjaga nama baik organisasi, serta menjadi teladan dalam bermedia sosial secara beretika dan berkemajuan.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
