Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal, M.Pd, Gr

KH Noer Alie: Pejuang dari Tanah Betawi Bekasi

Profil | 2025-08-07 07:33:53
At Taqwa Milad 69

*Almaghfurlah Kyai Haji Noer Ali رَحِمَهُ اللهُ, Pejuang Dari Tanah BEKASI*

Oleh:

*Al Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal Al Jawy al-Bantani, S.Pd, M.Pd, Gr* حفظه اللّٰه تعالى

Seorang Hamba Yang Mengharap Ridho RabbNya

NUN di Utara Bekasi, tidak jauh dari Kampung Pintu Babelan City (Rumah Mertua Penulis UAF/Ustadz Abu Fayadh), ada sesosok ulama kharismatik bernama *Almaghfurloh Kyai Haji Noer Ali* رَحِمَهُ اللهُ. Semenjak kecil beliau mondok di beberapa pesantren dan menghabiskan masa remajanya di Mekkah Arab Saudi. Berguru pada 'alim ulama di sana.

Karomahnya luar biasa, keberkahannya sungguh terasa. Kampung Ujung Malang dari kampung yang terbelakang menjadi sebuah kampung istimewa. Masyarakatnya semenjak dini telah diberikan pendidikan agama, hingga menjadi dasar bagi pendidikan lain secara berkesinambungan.

Allohu Yarham *Kyai Haji Noer Ali* رَحِمَهُ اللهُ. Semenjak kecil bukan hanya pahlawan mengusir penjajah. Tapi beliau juga pahlawan untuk tatanan sosial, ekonomi, politik, agama, pendidikan, dan lainnya. Beliau menanamkan dasar-dasar adab dan etika bermasyarakat, mengajarkan tatanan cerdas yang menjadi rujukan generasi selanjutnya. Beliau menggembleng orang-orang tua untuk lebih paham pendidikan, agar generasi berikutnya tidak lagi terkungkung dalam imajinasi.

Almaghfurloh Kyai Haji Noer Ali رَحِمَهُ اللهُ bukan sekedar pesantren Kyai. Kiprahnya di masyarakat dari ujung Karawang sana sampai ke Ujung Harapan/Babelan sini (Wilayah Kabupaten Bekasi), sangat mengena dan membekas di hati.

Beliau sangat total memajukan umat. Dari mulai membuka jalan, memberantas kemusyrikan, menanamkan akidah dan menancapkan ke-Esa-an Alloh dalam dada setiap orang, menghilangkan perjudian, sampai memupuk jiwa para jawara, yang awalnya mereka mengandalkan kekuatan bela diri semata, menjadi pendekar kasih sejati sayang terbungkus nilai keimanan kepada Sang Pencipta.

Allohu yarham Kyai Haji Noer Ali رَحِمَهُ اللهُ adalah susunan pemerintahan. Berani berjuang membangunkan orang dari kegelapan. Berani menghadang badai besar yang menerjang, berani memikul tanggung jawab besar yang menantang.

Beliaulah sang ulama sejati. Pahlawan yang sebenarnya.

Torehan jejaknya di mana-mana. Namanya harum di belantara keikhlasan. Tak ingin dipuja-puji, bahkan tak ingin nama Pahlawan Nasional ditempelkan padanya. Bahkan pernah menolak untuk ditulis kisah perjuangannya.

Beliau adalah ulama yang sendiri dalam senyap mendoakan ummat. Ulama yang sering berkontemplasi menghadap Illahi di atas menara masjid kesayangan. Menyendiri, memikirkan, berkomunikasi dengan Rabbnya, meminta petunjuk dan bimbingan, meminta ridho dan pertolongan, berdialog dan menyesali segenap perasaan yang tak bisa ia bagikan.

Kyai Duhai رَحِمَهُ اللهُ,

Begitu dalam, kenangan, pada setiap jejak yang kau tinggalkan.

Begitu mulia, pengorbanan, pada penggalan kisah yang kau torehkan.

Begitu bermakna, kehadiran, pada setiap keikhlasan yang kau taburkan.

Kyai Duhai رَحِمَهُ اللهُ,

Di sini kami mengenangmu dalam haru, dalam tangis, dalam hati gemuruh, dan dalam dada yang membara karena rasa bangga.

Begitu rindu, kami kepadamu, Kyai.

Engkau pemilik hati yang bersih.

Sosokmu penyayang dan sangat rendah hati.

Namun kamu teguh memiliki tekad seperti baja dan besi.

Engkau lembut, namun memiliki ketegasan yang mencengangkan seisi langit dan bumi.

Kini hanya lewat zikir dan do'a, kami mengenangmu.

Kami sungguh merindu hadirmu.

Kami rindu senyum petuah bijakmu, rindu teduhmu, rindu dengan segala apa yang ada padamu.

Selamat *MILAD At-Taqwa ke-69* (1956-2025) Pesantren yang Didirikan Kyai Sang Pahlawan Bangsa, Negara dan Agama

Al-Fatihah untukmu Wahai Pejuang Nasional , Barokallohu' fiikum. Hasbunalloh wani'mal wakil ni'mal Maula wa'niman natsir.***

Kota Babelan, 06 Agustus 2025.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image