Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Muhamad Khaerul Anam

Bikin Deg-degan! Oknum Pengendara Motor Lawan Arah Kuasai Kolong Flyover Ciputat

Lainnnya | 2025-07-07 15:01:21

Tangerang Selatan, 7 Juli 2025 — Setiap pagi, pemandangan yang sama terus terulang di bawah kolong Flyover Ciputat, puluhan pengendara motor nekat melawan arus demi menghindari kemacetan. Aksi membahayakan ini membuat resah pengguna jalan lain yang melintas sesuai aturan.

Fenomena tersebut terpantau di ruas Jalan Ciputat menuju arah Pasar Ciputat. Para pelanggar berasal dari arah sebaliknya, yang seharusnya memutar melalui jalur resmi, namun justru memilih memotong jalan dengan cara berbahaya melawan arah lalu lintas.

“Saya hampir tabrakan dua kali gara-gara motor yang melawan arus,” kata Thoriq (20), mahasiswa yang setiap hari melewati jalan tersebut. Ia menilai kebiasaan itu makin mengkhawatirkan dan meminta aparat segera melakukan tindakan. “Kalau dibiarkan, tinggal tunggu waktu sampai ada korban,” tambahnya.

Hal serupa diungkapkan Zahran (18), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi. “Setiap pagi pasti ada. Kadang bawa anak kecil juga, enggak pakai helm. Polisi jarang banget kelihatan di sini,” ungkapnya sambil menunjukkan jalur yang kerap dilalui para pelanggar.

Pantauan lapangan pada Senin pagi (7/7), menunjukkan sedikitnya 10 hingga 15 motor yang melawan arus hanya dalam waktu 2 menit. Sebagian di antaranya bahkan melaju dengan kecepatan tinggi dan menyalip di antara kendaraan lain, meningkatkan risiko tabrakan.

Kondisi ini mencerminkan kurangnya kesadaran pengendara terhadap keselamatan berlalu lintas, serta minimnya pengawasan dari pihak berwenang. Tindakan melawan arus tak hanya mengancam pelaku, tapi juga memicu potensi kecelakaan bagi pengendara lain yang patuh aturan.

Selain berbahaya, pelanggaran ini turut mengganggu kelancaran lalu lintas. Beberapa kendaraan yang datang dari arah yang benar terpaksa menghindar secara tiba-tiba, bahkan mengerem mendadak. Pengemudi mobil pribadi dan sopir angkot mengaku kerap menegur pengendara yang melawan arah, namun hal itu belum memberi efek jera.

Jika tak segera ditangani, kawasan di bawah Flyover Ciputat bisa menjadi titik hitam kecelakaan baru di Tangerang Selatan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image