Ketan Susu Kemayoran: Cita Rasa Legendaris Sejak 1958
Kuliner | 2025-06-30 14:03:07
Jakarta, 30 Juni 2025 – Di tengah hiruk-pikuk Kemayoran, Jakarta Pusat, berdiri sebuah kedai sederhana yang telah menjadi ikon kuliner selama hampir tujuh dekade: Ketan Susu Kemayoran. Berdiri sejak 1958, kedai ini terus memikat hati pecinta kuliner dengan sajian ketan susu yang pulen dan tempe goreng yang renyah. Berlokasi di Jalan Kemayoran Gempol Garuda No.11, tempat ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga nostalgia yang membawa pengunjung kembali ke cita rasa tradisional Jakarta. Setiap porsi ketan susu disajikan dengan susu kental manis yang legit, sering dipadukan dengan topping unik seperti tempe goreng, menciptakan perpaduan manis dan gurih yang sulit dilupakan.
Kedai ini awalnya dirintis oleh keluarga sederhana yang ingin menghadirkan camilan khas Betawi dengan sentuhan otentik. Menurut pengelola saat ini, ketan dimasak menggunakan tungku tradisional untuk menjaga tekstur pulen yang khas, sebuah metode yang tetap dipertahankan hingga kini. Popularitas Ketan Susu Kemayoran juga terlihat dari antusiasme di media sosial, di mana pelanggan sering membagikan foto porsi ketan susu dengan caption penuh nostalgia.
Harga yang terjangkau, mulai dari Rp7.000 untuk porsi ketan susu original, membuat tempat ini ramah di kantong berbagai kalangan. Lokasinya yang strategis di dekat stasiun Kemayoran juga memudahkan pengunjung untuk menikmati kuliner legendaris ini sambil menikmati suasana sekitar. Ketan Susu Kemayoran juga kerap menjadi bekal favorit para pelancong yang akan naik kereta maupun yang turun dari kereta.
Dengan komitmen melestarikan resep asli dan sentuhan tradisional, kedai ini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga simbol kebersamaan dan kenangan. Bagi warga Jakarta atau wisatawan yang ingin menyelami jejak kuliner legendaris, Ketan Susu Kemayoran adalah destinasi yang wajib dikunjungi untuk merasakan manisnya nostalgia dalam setiap suapan.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
