Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Endar Julian

Tips Membuat Nama Olshop Yang Bagus + Beberapa Contohnya

Bisnis | Sunday, 20 Feb 2022, 09:57 WIB
Sumber gambar: pexels.com/Thirdman

Nama olshop yang bagus tidak boleh Anda lewatkan saat membangun suatu usaha. Nama toko online nyatanya dapat dijadikan investasi jangka panjang yang membuatnya selalu dikenal masyarakat. Anda datang ke tempat yang tepat, di mana informasi berikut akan memberikan tips dan contoh untuk nama olshop terbaik.

Tips untuk Membuat Nama Olshop Terbaik

Nama olshop akan sangat membantu Anda untuk memperkenalkan bisnis dan melakukan promosi. Karena itu, buatlah nama yang bisa membuat konsumen merasa penasaran dengan produk Anda. Bagaimana tips mudah untuk membuatnya? Ketahui melalui beberapa poin berikut ini.

1 Tidak Menggunakan Tanda Penghubung Alias Hyphen

Mengapa tanda penghubung juga perlu diperhatikan saat membuat nama olshop? Tanda baca yang satu ini memang sangat membingungkan saat dibaca. Ada yang menyebutnya sebagai garis, strip, bahkan garis sret. Bisa bayangkan kerumitannya, bukan?

Ketimbang kesal dan ribet karena berurusan dengan tanda baca yang satu ini, lebih baik tidak perlu menggunakannya. Ingat, nama olshop yang bagus harus mudah dibaca maupun dibaca.

2. Punya Cerita

Sesuatu yang memiliki cerita atau kenangan di baliknya pasti terasa lebih berharga. Begitupun dengan nama sebab punya background cerita untuk toko online akan sangat berguna. Tidak ada hubungannya dengan kemudahan teknis, sih, tetapi Anda harus bisa meyakinkan konsumen agar tetap setia.

Guna memikat customer yang banyak mau, tidak hanya kualitas produk saja yang menjadi alasan untuk berbelanja. Orang membeli sesuatu untuk menunjukkan identitas dirinya dan membuat brand lebih dari sekedar nama atau logo.

Dengan begitu, Anda bisa mempersiapkan cerita yang dapat mewakili diri pelanggan sesuai target pasar. Misalnya, Anda menjual produk yang ramah lingkungan dan pastikan bahwa produk tersebut dapat membantu pelanggan untuk merawat diri. Namun, tetap ikut menjaga kelestarian lingkungan.

Anda yang membuka clothing line dan didukung oleh segmen eksekutif muda bisa bercerita tentang bagaimana konsumen dapat tampil elegan. Rasa nyaman ketika menggunakan produk Anda harus tetap ada.

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan cerita di balik produk. Cara pertama adalah menceritakan secara gamblang dan cara kedua menceritakan secara tidak langsung.

3. Konsisten

Di titik ini, mungkin Anda sudah memiliki nama olshop sendiri. Namun, pastikan bahwa nama yang dipilih belum digunakan dan masih original. Anda harus melakukan pengecekan di semua platform digital.

Tidak hanya melakukan pengecekan lewat Instagram, Twitter, dan Facebook, Anda harus menggunakan YouTube, Snapchat, dan juga TikTok. Cek juga lewat marketplace yang beroperasi di Indonesia layaknya Tokopedia, Bukalapak, hingga Shopee.

Contoh Nama Olshop yang Bagus

Setelah mengetahui tipsnya, anda juga dapat mempertimbangkan beberapa nama olshop yang bagus berikut sebagai referensi untuk anda.

1. Cotton Ink

Brand yang mendapatkan julukan H&M-nya Indonesia ini dapat memberikan Anda gambaran secara langsung tentang tinta kapas. Padahal, tanaman kapas tidaklah bergetah atau bertinta. Namun, nama yang satu ini tetap terkesan aesthetic dan menggambarkan produknya.

2. Hijup

E-commerce ini memiliki sistem layaknya di mall dan memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk memilih berbagai produk busana. Nah, mengapa Hijup dapat dikatakan bagus? Artinya sendiri adalah Hijab Up yang maksudnya dengan make up dan dress up.

3. Brodo

Fashion retail pertama yang dikhususkan untuk laki-laki. Brand ini menjual berbagai produk tas, sepatu, aksesoris, parfum, dan produk perawatan diri. Nama brand merupakan plesetan dari kata brother atau saudara laki-laki.

Sudah ketemu nama olshop yang bagus untuk bisnis Anda? Segera kreasikan kata-kata terbaik dan unik yang menurut Anda cocok. Kalau sudah menemukan nama, langsung manfaatkan sosial media dan website Anda untuk berpromosi, ya.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image