
Gema Takbir Meriahkan Idul Fitri di Lapas Singkawang
Info Terkini | 2025-03-30 22:00:53
30 Maret 2025 – Dalam rangka memeriahkan perayaan Idul Fitri 1446 H, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Singkawang menggelar kegiatan takbir keliling bersama warga binaan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singkawang. Kegiatan ini berlangsung hari ini dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Kalapas Singkawang memimpin langsung jalannya takbir keliling, didampingi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, jajaran staf, serta warga binaan. Acara ini menjadi wujud nyata harmoni dan semangat keagamaan yang terus dijaga di dalam lingkungan Lapas Singkawang.
Dalam kegiatan tersebut, Kalapas Singkawang juga membagikan biskuit kepada warga binaan sebagai momen saling berbagi di Hari Idul Fitri. Aksi ini menambah hangat suasana kebersamaan dan menjadi simbol kepedulian serta kebahagiaan dalam menyambut hari kemenangan.
“Kegiatan takbir keliling ini tidak hanya menjadi sarana untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga sebagai bentuk pembinaan rohani bagi warga binaan. Dengan berbagi, kami ingin mempererat kebersamaan dan memberikan semangat positif menjelang Idul Fitri,” ujar Kalapas Singkawang.
Takbir keliling dilaksanakan dengan khidmat, diiringi gema takbir yang menggema di sepanjang rute di lingkungan lapas. Partisipasi aktif warga binaan dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasme mereka dalam menyambut hari kemenangan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Singkawang untuk menciptakan suasana yang kondusif dan penuh makna menjelang Idul Fitri 1446 H. Dengan semangat kebersamaan, Lapas Singkawang terus berkomitmen untuk mendukung pembinaan warga binaan menuju perubahan yang lebih baik.

Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
Komentar
Gunakan Google Gunakan Facebook