Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Rajwa Akilah

Harga Bahan Pokok Naik Jelang Ramadhan

Info Terkini | 2025-02-15 14:33:19
sumber: dokumentasi pribadi

Karawang, 15 Februari 2025 – Menjelang bulan Ramadhan, harga bahan pokok di berbagai pasar mengalami lonjakan yang signifikan. Beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, cabai, daging, dan telur mengalami kenaikan yang cukup drastis. Kondisi ini membuat pedagang dan pembeli harus lebih berhati-hati dalam mengatur strategi jual-beli agar tidak terlalu terdampak.

Di beberapa pasar dan pedagang sayur, harga cabai rawit yang sebelumnya Rp40.000 per kilogram kini mencapai Rp65.000. Daging sapi yang biasanya dijual Rp130.000 per kilogram naik menjadi Rp150.000. "Setiap tahun harga pasti naik kalau mau Ramadhan, tapi sekarang terasa lebih tinggi," ujar Bu Ratna, seorang pedagang di Pasar sayur.

Penyebab Kenaikan Harga
Kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadhan disebabkan oleh meningkatnya permintaan dari masyarakat yang mulai bersiap menghadapi bulan puasa. Selain itu, faktor cuaca yang menghambat produksi pertanian dan biaya distribusi yang naik juga ikut berperan dalam lonjakan harga ini.

Dampak bagi Pedagang dan Pembeli
Pedagang di pasar harus mencari cara agar tetap bisa menjual barang dagangan mereka meskipun harga tinggi. Beberapa dari mereka menawarkan paket hemat atau promo khusus agar pelanggan tetap berbelanja. "Kalau harga terlalu mahal, pembeli bisa beralih ke tempat lain, jadi kami harus pintar-pintar memberikan promo," kata Bu Ratna, pedagang Sayur di Smpn 1 Karawang Timur
Di sisi lain, pembeli mulai mengubah pola belanja mereka. Banyak yang membeli bahan pokok lebih awal untuk menghindari kenaikan lebih lanjut. Ada juga yang mencari altenatif bahan makanan yang lebih murah.

Meskipun kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadhan sudah menjadi tren tahunan, masyarakat diharapkan tetap cermat dalam berbelanja. Dengan strategi yang tepat dari pedagang, pembeli, dan dukungan pemerintah, diharapkan lonjakan harga tidak terlalu mengganggu persiapan bulan suci ini.

sumber: dokumentasi pribadi

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image