Pengembangan Baru Penguningan Pisang Canvendish dengan Ragi Tape di Perkebunan Desa Kalikatir untuk Meningkatkan Pendapatan Ekonomi dan Varian Produks
Edukasi | 2025-01-16 17:00:51
Mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah meluncurkan sebuah program inovatif yang berfokus pada penguningan pisang canvendish dengan menggunakan ragi tape di Desa Kalikatir. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat serta memperluas variasi produk pertanian yang tersedia di kawasan tersebut.
Tape pisang yang dihasilkan melalui proses fermentasi ini dikenal memiliki nilai gizi tinggi dan cita rasa yang unik. Dengan memanfaatkan pisang canvendish yang melimpah, para mahasiswa memberikan pelatihan kepada petani lokal mengenai teknik penguningan pisang canvendish menggunakan ragi tape yang efisien. Mereka juga menekankan pentingnya pemilihan ragi dan waktu fermentasi yang tepat untuk menghasilkan tape berkualitas tinggi.
Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ragi tape yang tepat dapat mempengaruhi rasa, aroma, dan tekstur tape. Tape pisang dari pisang kepok memiliki aroma yang harum dan rasa manis dengan sedikit keasaman, menjadikannya produk yang menarik di pasar.
Program ini tidak hanya menawarkan pelatihan praktis, tetapi juga membuka peluang bagi petani untuk mengembangkan usaha mereka. Dengan diversifikasi produk, diharapkan pendapatan masyarakat Desa Kalikatir akan meningkat, serta menciptakan lapangan kerja baru dalam industri pengolahan hasil pertanian.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
