Sinopsis Kimetsu no Yaiba S2 Ep10
Info Terkini | 2022-02-09 15:21:23Kimetsu no Yaiba S2 District Entertainment Arc Episode 10 menampilkan scene fight epic dari Uzui Tengen (Hasirama), Tanjiro, dkk melawan Upper Monn Six Daki dan Gyutaro.
Pada awal tayang untuk episode 10 ini, disuguhkan ketika Zenitsu menyelamatkan tanjiro dengan cara mendorongnya dari atap rumah akibat dari jurus pusaran sabit melingkar dari Gyutaro. Lalu tanjiro pingsan sekejap dan bangkit kembali ketika Nezuko menguatkannya dalam pikirannya untuk tidak menyerah dan berjuang bersama.
Ketika bangkit dan tersadar, Tanjiro langsung dikejutkan oleh Gyutaro dan langsung menatap Gyutaro dan terdiam seketika ketika melihat sekelilingnya sudah terbakar hangus, Uzui yang tidak sadarkan diri akibat terkena racun dari Gyutaro dan tangan kiri terpotong, lalu Zenitsu tertimpa reruntuhan rumah dan Inosuke di tikam dari belakang oleh Gyutaro pada episode sebelumnya.
Gyutaro melakukan penekanan mental ke Tanjiro dan menakut-nakutinya, bahkan Gyutaro sempat menawarkan agar Tanjiro menjadi Iblis agar dia hidup kekal, kuat dan bisa bertarung selama-lamanya, namun Tanjiro menolaknya dan ternyata Tanjiro mengulur waktu hingga akhirnya menemukan timing yang tepat dengan cara melemparkan berbagai barang ringan ke Gyutaro dan Kunai beracun ke Gyutaro sehingga efek regenarasinya jadi melambat dan kekuatannya jadi melemah.
Peluang emas terjadi ketika Tanjiro hampir berhasil menebas leher Gyutaro dan bahkan Daki hendak akan menyerang Tanjiro dengan selendangnya. Namun tiba-tiba Zenitsu muncul dan melakukan perlawan ke Daki sehingga peluang Tanjiro masih terbuka lebar untuk menebas leher Gyutaro. Namun karena Gyutaro adalah Upper Moon Six, Gyutaro langsung mengeluarkan ultimate pusaran sabit melingkarnya dan mengeluarkan kunai yang tertancap di kakinya.
Pertarungan pun kembali berlangsung, ketika Gyutaro hampir menancapkan sabitnya ke mata Tanjiro, tiba tiba Sang Hasirama Uzui bangkit dan menyerang kembali Gyutaro. Uzui memulihkan staminanya akibat terkena racun dari sabit Gyutaro dan akhjirnya Pertarungan antara Hasirama dengan Upper Moon Six kembali berlangsung dengan menampilkan scene fight yang sangat memanjakan mata penonton.
Pertarungan berlangsung sengit, namun Sang Hasirama tetap melakukan perlawan yang maksimal kepada Gyutaro. Tanjiro mencari celah untuk menebas leher Gyutaro dan ketika ada peluang, tanjiro langsung melompat dan menebas leher Gyutaro walau bahkan sabit Gyutaro pun sempat menusuk dagu Tanjiro dan sempat melukai mata kiri Uzui Tengen.
Pada pertarungan lainnya, ketika Zenitsu sudah menebas leher Daki namun masih memerlukan tebasan di arah yang berlawan sehingga tiba-tiba Inosuke datang dengan berlumuran darah, melompat dan membantu Zenitsu untuk menebas leher Daki.
Pada saat yang bersamaan, Kakak beradik Upper Moon Six ini tertebas lehernya dan Tanjiro ketika menebas leher Gyutaro memasuki mode Yoroichi. Kepala Gyutaro dan Daki terbang dan bersamaan terjatuh berdekatan. Sebelum sempat di tebas penuh oleh Tanjiro, Gyutaro sempat mengeluarkan ultimatenya, namun baru terjadi ketika leher Gyutaro tertebas. Oleh karenanya, diakhir episode Sang Hasirama memanggil Tanjiro untuk melarikan diri dari areal ultimate Gyutaro untuk menghindari serangan terakhir Upper Moon Six. Namun apalah daya diakhir scene episode 10, Tanjiro hanya terdiam dan tidak bisa bergerak akibat Sabit Gyutaro yang sempat melukai dagu Tanjiro dan terkena racun.
Nah itulah cerita singkat episode 10 dari KNY S2.Bocoran untuk episode selanjutnya bahwa akan ada durasi waktu hingga 40 menitan di episode 11 nanti, dikarenakan hal tersebut merupakan episode akhir dari Season 2 District Entertainment Arc.
Link download episode 10 KNY S2 di https://otakudesu.pro/kny-s2-episode-10-sub-indo/
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
