ToT Pendamping BUMDes Dibuka, Pelatihan Berlangsung Tatap Muka di Yogyakarta. Segera Daftar

Image
syncore subandi
Bisnis | Monday, 07 Feb 2022, 14:35 WIB
Peserta Training of Trainer Pendamping BUMDes berfoto bersama usai melakukan studi lapangan (berkunjung ke BUMDes sukses di sekitar Provinsi D.I. Yogyakarta)

Pandemi telah banyak meluluhlantakkan pondasi ekonomi baik di kota maupun desa, tak terkecuali dengan tatanan ekonomi desa yang memberat seiring dengan banyaknya pengangguran dari kota memasuki desa. Para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja di kota-kota besar kemudian pulang kampung dan menjadi beban bagi ekonomi desa. Desa harus melakukan intervensi agar roda ekonomi berjalan dan kembali beraktivitas seperti semula.

Salah satu usaha desa untuk mengaktifkan laju pertumbuhan ekonomi desa dengan menjadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lokomotif perubahan dan akselerator pertumbuhan kesejahteraan di desa. BUMDes telah banyak mendapat kewenangan khusus dari payung hukum yang diteken Pemerintah, baik melalui Undang-Undang Desa maupun Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2021 mengenai status badan hukum bagi BUMDes.

Lalu mengapa BUMDes menjadi tumpuan desa untuk mempercepat laju ekonomi dan kembali rebound seperti sebelum masa pandemi, atau bahkan lebih? BUMDes memiliki kesempatan sebagai agregator unit-unit usaha desa yang dapat membuka lapangan pekerjaan secara cepat dan menyerap tenaga kerja secara cepat juga, sehingga dalam jangka panjang dapat meminimalisir dampak ledakan pengangguran dan naiknya angka kriminalitas.

Studi ini bukanlah studi di atas kertas semata, data dari pendampingan Tim Bumdes.id, desa-desa yang berhasil bertahan di paruh awal pandemi justru memanfaatkan BUMDes sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi. Sebut saja Desa Tamansari di Banyuwangi yang berhasil mengokohkan wisata di tengah pandemi dengan menata ekosistem UMKM di bawah kendali BUMDes, atau Desa Talok di Malang yang berhasil membangun aplikasi Talok Go dan My Talok dibawah kendalli BUMDes berhasil mempertahankan ekonomi desa dari hantaman pandemi, dan bahkan menjadikan pandemi sebagai solusi untuk membuat perputaran yang di desa kembali ke desa.

Para Peserta ToT Pendamping BUMDes berfoto bersama Founder Bumdes.id, Rudy Suryanto, M.Acc., Ph.D

Tentunya membangun BUMDes yang sukses seperti contoh-contoh di atas tidak semudah membalikkan telapak tangan. Para pengurus BUMDes perlu terlatih, belajar mengosongkan gelas, belajar dengan BUMDes-BUMDes lain dan tentunya meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mengelola BUMDes dan unit-unit usaha.

Bumdes.id sebagai agregator badan usaha milik desa mengundang para pendamping BUMDes, pengurus BUMDes, stakholder desa dan juga pegiat desa untuk mengikuti training of trainer Pendamping BUMDes angkatan ke-30 yang akan dilaksakana di akhir bulan Februari di Yogyakarta. Peserta akan mendapatkan materi-materi pelatihan terkait BUMDes mulai dari tata kelola kelembagaan, tata kelola unit usaha hingga studi lapangan langsung ke BUMDes-BUMDes yang berhasil bertahan di masa pandemi dan bahkan rebound unit usahanya secara konsisten di tahun 2022 ini.

Bagi pegiat BUMDes, pengurus BUMDes yang berminat mengikuti ToT Pendamping BUMDes dapat menghubungi narahubung yang tertera di bawah poster ini:

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

0

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Salam Merdeka

Image

Dengan Antusias, Lapas Karanganyar Nusakambangan Ikuti Lomba Permainan Tradisional yang Diikuti Pula

Image

Dua Warga Binaan Terorisme Lapas Karanganyar Ucap Sumpah Ikrar Kesetiaan NKRI

Image

Waspada! Sebagian Upaya Phising Menyasar Sektor Keuangan di Indonesia

Image

Muslim Life Fest Dukung Pergerakan Industri Halal Indonesia

Image

Indonesia dalam Perangkap Utang

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image