Kabar Sejarah Dunia
Sejarah dunia | 2024-08-14 10:04:14
Napoleon Bonaparte adalah seorang pemimpin militer dan kaisar Prancis yang berhasil menaklukkan sebagian besar Eropa pada awal abad ke-19. Napoleon dikenal sebagai sosok yang ambisius, cerdas, dan ahli dalam strategi militer.Namun, setelah melakukan invasi yang berakhir tragis di Rusia pada tahun 1812, Napoleon akhirnya turun tahta dua tahun kemudian dia diasingkan ke sebuah pulau kecil di Italia.
Lantas, di manakah pulau tempat Napoleon Bonaparte diasingkan pada zaman penjajahan dahulu?
Napoleon di Pulau Elba
Pulau tempat pengasingan Napoleon zaman penjajahan dahulu yaitu Pulau Elba. Ia diasingkan akibat kekalahannya. Hal ini sesuai dengan Perjanjian Fontainebleau. Inggris dan Sekutu sepakat mengirimnya ke Pulau Elba karena pertimbangan keamanan.
Meskipun dia diasingkan setelah kekalahan dalam Pertempuran Leipzig, dia masih memiliki kedaulatan atas pulau tersebut dan mempertahankan gelar kaisarnya.
Napoleon tiba di di Pulau Elba pada 3 Mei 1814 sebagai Sovereign of the Island atau Penguasa Pulau. Napoleon disambut oleh penduduk yang berjumlah sekitar 12.000 orang.
Saat berada di pulau ini, Napoleon sangat aktif, memimpin berbagai proyek umum seperti perbaikan pertanian, pembangunan jalan, pengeringan rawa, dan reformasi sistem hukum dan pendidikan.
Dia juga mengawasi peningkatan tambang bijih besi di pulau tersebut, yang pendapatan dari sumber daya tersebut masih berdampak pada ekonomi pulau saat ini.
Pulau Elba Sekarang
Pulau Elba memiliki panjang sekitar 28 kilometer dan lebar sekitar 19 kilometer. Pulau ini menyediakan berbagai aktivitas seperti trekking, bersepeda, dan berkemah. Selain itu terdapat pantai yang indah dan banyak pilihan tempat makan.
Selama bulan Juli dan Agustus, pulau ini menjadi sangat ramai karena banyak orang Romawi yang datang berlibur. Mengunjungi pulau ini selama bulan April/Mei atau September/Oktober, mungkin lebih nyaman dan terjangkau.
Pulau Elba, yang merupakan pulau terbesar di Kepulauan Tuscan, terletak sekitar 260 kilometer utara Roma dan dapat diakses dengan perjalanan darat sekitar 15 kilometer di atas feri.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
