Cemara yang Broken Home: Tantangan Psikologi dalam Kehidupan Sehari-hari Remaja Broken Home
Edukasi | 2023-12-16 08:58:27Kehidupan seorang remaja merupakan fase penting yang padat dengan tantangan psikologis yang berhubungan dengan kesehatan mental. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering kali kita menemukan fenomena psikologi seorang remaja yang berasal dari keluarga broken home. Keluarga memiliki peran penting dalam perkembangan seorang anak. Keluarga merupakan aspek penting yang mempengaruhi kesejahteraan emosional, sosial, dan psikologis anaknya. Namun, tidak semua anak memiliki keberuntungan untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga yang harmonis.
Terkadang terjadinya perselisihan diantara orang tua menjadikan anak sering kali mengalami gangguan dalam kesehatan mental. Mereka akan takut jika mendengar suara yang keras. Mereka mengalami kesulitan dalam mengatasi perasaan kehilangan, keterasingan, dan rasa tidak aman. Bahkan mereka tidak mendapatkan perhatian atau dukungan emosional yang konsisten dari orang tua. Mereka memiliki keinginan untuk mempunyai keluarga yang harmonis, keluarga yang bisa menjadi rumah untuk pulang, keluarga yang bisa memberikan kebahagian baginya. Kita sebagai anak hanya menginginkan hal-hal tersebut. Terkadang orang tua menjadi egois.
Mereka hanya memikirkan hal-hal baik untuk dirinya masing-masing tanpa melihat kebahagiaan kita sebagai anak. Tidak semua anak beruntung dalam mendapatkan kebahagiaan di keluarganya. Keluarga impian adalah keluarga harmonis yang bisa memberi kita senyuman setiap harinya. Bukan malah memberikan luka dan rasa trauma bagi kita.
Keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk identitas, nilai-nilai, serta perilaku dari anak. Hubungan yang sehat dan dukungan emosional yang kuat dari keluarga bisa meningkatkan kesejahteraan anak dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam keluarga yang harmonis, anak-anak cenderung akan menjadi lebih percaya diri dalam segala hal, memiliki kemampuan sosial yang lebih baik, dan lebih mampu dalam mengatasi stres. Dan suatu hal akan terjadi sebaliknya pada anak yang berasal dari keluarga broken home, biasanya mereka akan menghadapi tantangan-tantangan dalam perkembangan dirinya dan mereka juga akan menghadapi risiko kesehatan mental yang lebih tinggi, seperti kecemasan, depresi, dan masalah perilaku. Berikut ini hal-hal yang seringkali terjadi pada seorang anak broken home.
Identitas yang Goyang
Seorang remaja yang berasal dari keluarga broken home seringkali mengalami kesulitan dalam mengembangkan identitas diri mereka. Dalam proses mencari jati diri ini, sering kali mereka merasa terjebak diantara dua lingkungan dan pola pikir yang berbeda. Hal ini bisa menimbulkan rasa tidak aman, kebingungan, serta perasaan terasingkan. Masalah identitas ini seringkali berdampak pada kesehatan mental mereka, seperti kecemasan serta depresi.
Hubungan Interpersonal yang Sulit
Seorang remaja yang berasal dari keluarga broken home, cenderung menghadapi tantangan dalam membangun dan mempertahankan hubungan interpersonal yang sehat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mereka seringkali memiliki masalah dalam menjalin hubungan dengan orang lain dan mengalami kesulitan dalam membaur di tengah masyarakat. Kemampuan mereka dalam membangun hubungan yang erat serta menjaga keseimbangan dalam interaksi sosial seringkali terpengaruh akibat kurangnya dukungan emosional dari keluarga.
Kesulitan Menghadapi Stres
Seorang remaja yang memiliki latar belakang keluarga broken home seringkali mengalami kesulitan dalam menghadapi stres. Hal ini bisa dilihat dari reaksi mereka terhadap tuntutan akademik yang tinggi, tekanan dalam menjaga hubungan sosial, serta tekanan dalam kehidupan sehari-hari.
Kehidupan sehari-hari seorang remaja dari keluarga broken home memiliki ciri psikologis yang unik. Tantangan identitas yang goyang, hubungan interpersonal yang sulit, dan kesulitan dalam mengatasi stres menjadi masalah utama yang mempengaruhi kesehatan mental mereka. Dalam rangka membantu remaja dengan latar belakang seperti ini, perlu dilakukan upaya untuk menyediakan lingkungan yang mendukung, memperkuat kecakapan sosial, serta memberikan dukungan emosional yang konsisten. Berikut ini ada beberapa peran yang bisa dilakukan keluarga dalam membantu anak broken home dalam menghadapi kesulitan dan tantangan yang dialami.
Membangun komunikasi yang baik, terbuka dan jujur antara anggota keluarga penting dalam membantu anak dalam bertukar pikiran, perasaan, dan kekhawatiran yang mereka alami.
Menyediakan dukungan emosional yang konsisten kepada anak juga sangat diperlukan untuk membantu mereka merasakan keamanan serta merasa diperhatikan.
Mengembangkan rutinitas yang konsisten bisa memberikan struktur dan stabilitas dalam kehidupan anak, serta bisa membantu mereka mengatasi perubahan yang terjadi akibat broken home.
Mengedepankan kesejahteraan anak seperti memastikan bahwa kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan memberikan perhatian yang cukup agar mereka bisa hidup sejahtera.
Menggunakan sumber daya luar seperti bantuan profesional seorang psikolog atau konselor. Jika dirasa keluarga tidak bisa membantu dalam hal lain, maka bisa dilakukan dengan cara seperti ini agar anak mengatasi tantangan yang mereka hadapi.
Dengan memahami dan melakukan hal-hal seperti ini, kita dapat memperkuat kesehatan mental remaja dan membantu mereka dalam mengatasi tantangan serta mengembangkan potensi sebagai generasi penerus. Melalui komunikasi yang positif, dukungan emosional yang konsisten, dan penyediaan stabilitas dalam kehidupan mereka, kita dapat membantu anak-anak broken home akan mencapai potensi dan kesejahteraan yang optimal.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
