Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Upik Kamalia

Menunggu Nasib Guru di Tahun 2022

Eduaksi | Saturday, 01 Jan 2022, 23:57 WIB

Sekilas judul di atas mengesankan pasrah dan menggantungkan diri pada orang lain. Selain itu juga seolah berlawanan dengan apa yang sudah Allah sampai kan bahwa Allah tidak akan merubah nasib seseorang melainkan orang tersebut yang merubahnya.

Benar, nasib seseorang memang ditentukan oleh diri nya sendiri bukan pihak luar. Namun satu hal yang mesti kita ingat bahwa guru bukan lah profesi yang independen. Ia bekerja dalam sebuah sistem yang membuatnya harus tunduk pada sistem tersebut. Seorang guru tidak dengan leluasa menambah pendapatannya dalam bekerja. Ia digaji berdasarkan jam mengajar yang tersedia. Ini khusus yang honored. Dan memang yang menjadi sasaran kita dalam hal ini adalah guru honorer. Untuk guru dengan status PNS tentu berbeda-beda nasib mereka. Boleh dikatakan golongan ini sudah hidup cukup mapan dengan gaji dan tunjangan yang terus di sesuaikan dengan keadaan.

Guru honorer dan guru yang sudah diangkat pemerintah sebetulnya kan sama-sama guru. Sama mengajar, sama bertujuan membantu mencerdaskan anak bangsa. Akan tetapi nasib keduanya seperti bumi dan langit. Kesenjangan kian melebar ketika guru honorer tidak kunjung diangkat meski sudah bertahun-tahun mengajar. Ketika guru PNS menggunakan uang serifikasinya untuk naik haji atau umrah berjkali-kali, guru honorer sibuk memikirkan bagaimana mengganti laptop usang yang tidak mampu menampung berbagai aplikasi yang harus ada saat ini. Ketika guru PNS dengan mudahnya berplesiran hingga keluar negeri, guru honorer nyambi kerja sebagai tukang ojek untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat guru PNS sibuk membicarakan gaji ke 13 yang belum keluar, guru honorer lupa bulan ke berapa Ia sudah dibayarkan. Ah, terlalu banyak kesenjangan yang bisa disebutkan. Biarlah tidak kita bicarakan disini. Terlalu menyakitkan buat guru honorer. Jika terus di bicarakan bisa-bisa dikatakan tidak ikhlas mengajar, tidak bersyukur.

Hari ini 1 Januari 2022. Awal tahun dan akan berlangsung sampai 365 hari kedepan. Pertanyaannya, akankah nasib guru honorer berubah? Akankah pemerintah memperhatikan nasib mereka? Akankah berakhir semua kesenjangan guru PNS dan honorer?

Kita semua tentu berharap guru honorer diperhatikan oleh pemerintah sesuai dengan janji-janjinya selama ini. Kita tidak ingin mendengar masih ada guru yang dibayar murah dibawah standar hidup layak, sementara buruh saja diberi batas minimal gaji yang harus mereka terima setiap bulan. Mengapa guru yang dianggap sebagai pahlawan ini malah disia-siakan? Disepelekan?

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar
 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image