Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Hasna Shofura

Rahasia Kedahsyatan Gerakan Salat Bagi Kesehatan Tubuh

Agama | 2023-10-07 21:26:28

Salat adalah aktivitas ibadah umat islam yang dilakukan secara teratur setiap hari. Salat juga merupakan perantara yang dapat mempertemukan seorang hamba dengan tuhannya. Salat hukumnya wajib bagi umat islam. Kewajiban dalam melakukan salat yaitu salat fardhu menjadi salah satu cara yang mudah untuk mempertahankan kesehatan raga dan jiwa. Seluruh aktivitas dalam salat menyertakan urat dan sendi pada tubuh kita. Hal ini secara tidak langsung dapat mengakibatkan pembakaran kalori saat seorang melaksanakan aktivitas salat.

Tak banyak orang yang tau, ternyata Salat memiliki banyak sekali manfaat. Selain dapat menenangkan jiwa dan pikiran, salat dipercaya dapat memperbaiki Kesehatan tubuh manusia. Ada kaitan yang erat antara kondisi tubuh dan psikologi yang benar secara logis. Dalam dunia kedokteran hal itu disebut psikosomatik. Pengobatan dari penyakit tersebut tidak hanya cukup dengan mengobati urat saraf organ, tetapi juga harus mengobati jiwa dan raga pasien. Jiwa dapat memperoleh bantuan dari Psikolog, tetapi diri sendiri juga harus dapat mengatasinya dengan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Seperti ada ikatan magis, salat memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi yang dapat mempengaruhi psikologi seseorang.

Hadist Tentang Kedahsyatan Salat

Salat tidak hanya sebagai alat validasi ketaatan seorang hamba terhadap Tuhan-nya, tetapi gerakan salat juga dapat menjadi sumber kesehatan untuk tubuh manusia. Menurut pandangan ilmiah, salat dapat menjadi penawar (obat) bagi berbagai penyakit. Salah satu hadits Nabi menjelaskan sebagai berikut :

Dari Abu Hurairah dia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar ketika matahari sedang terik, lalu aku datang dan salat. Setelah itu aku duduk dan menoleh ke arah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau pun bersabda: "Apakah kamu sakit perut." Jawabku, "Benar wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Salatlah, karena dalam salat terdapat kesembuhan." (Ibnu Majjah: 3449)

KHASIAT GERAKAN- GERAKAN SALAT

1. Takbiratul Ihram

Seeorang yang sedang melaksanakan gerakan takbir kondisi jantung pasti ada di bawah sehingga peredaran darah dapat lancar memberi suplai otak dan seluruh badan. Ketika tangan dinaikkan ke atas sejajar dengan bahu dan telinga, hal itu dapat meluruskan otot tangan bagian atas. Menaruh tangan di bawah jantung pas di atas perut akan dapat menurunkan nyeri sendi yang ada di siku dan bahu.

2. Ruku’

Orang yang melakukan ruku’ dengan terbaik dan tenang, akan mempunyai manfaat dalam kesehatan pada tubuhnya. Hal ini mampu menjaga kelewesan tulang belakang terdapat pada sumsum tulang belakang yang mengalirkan darah. Selanjutnya ruku dapat mengatur keutuhan dan manfaat pada tulang. Dengan itu dapat menyamakan kondisi jantung dengan otak sampai aliran darah mengalir dengan optimal ke bagian tengah tubuh.

3. I’tidal

Gerakan i’tidal yaitu Gerakan bangun dari ruku’ dengan berdiri dan kemudian sujud, dalam gerakan ini pencernaan dapat dilatih dengan baik. Organ pencernaan mengalami peremasan secara natural dan pelenturan secara urut yang membuat pencernaan jadi lebih lancar.

4. Sujud

Manfaat gerakan sujud adalah dapat meningkatkan aliran darah, dan oksigen ke otak atau kepala sampai seluruh badan. Selain itu menahan sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah di jantung, dan memompa kelenjar limfa ke leher maupun ketiak. Kemudian untuk perempuan sujud dapat mengembangkan dan membagikan kebugaran alat kewanitaan, lalu memudahkan jalan kelahiran dan mencegah kondisi ketika bayi terbalik.

5. Duduk diantara dua sujud

Manfaat gerakan ini ialah dapat menyeimbangkan proses saraf pada tubuh, mengendurkan otot berada di kaki, terpenting kaki bagian atas dan kaki bagian bawah. Menjaga kelenturan saraf bagian paha, betis. Keluwesan saraf ini mencegah prostat, diabetes, dan sulit buang air kecil.

6. Tasyahud awal

Ketika seorang melaksanakan gerakan ini ialah paha dan betis saling bertemu dan dilipat. Serta memegang semua jari lalu meninggalkan tanda dengan mengangkat jari telunjuk. Manfaat gerakan ini ialah dapat menjalankan tiroid pada keringat yang menangkal nyeri sendi dan kepadatan tulang.

7. Duduk Tasyahud akhir

Kondisi gerakan ini lebih baik ketika seorang duduk bersila yang orang lakukan, karena berfungsi untuk menghancurkan nyeri sendi yang terdapat pada daerah yang cekung di kaki kiri, supaya saraf proporsi yang berkaitan dengan saraf mata, maka dari itu pemusatan akan menambah dan terawat.

8. Salam ke kanan dan ke kiri

Gerakan ini dilakukan dengan menolehkan kepala kita ke arah kanan dan juga ke arah kiri. Maka dari itu akan membuat urat di leher tertarik dan menjadi lentur. Gerakan ini terawat dan mengistirahatkan otot pada leher serta kepala, dan dapat mengalirkan darah di kepala. Kemudian menengokan kepala dalam gerakan ini dapat menangkal penyakit pada saraf yang disebabkan oleh otot pada tulang leher yang kaku, menangkal nyeri kepala, serta dapat mengencangkan kulit pada wajah

Kesimpulan

Setelah mengatakan dua kalimat syahadat, Salat merupakan suatu hal yang tidak bisa digantikan karena salat terdapat dalam rangkaian rukun islam. Salat adalah kegiatan tanpa Batasan ruang dan waktu yang membuat seorang hamba dekat dengan Tuhannya.

Dalam penerapannya, salat perlu berawal dari panggilan hati yang penuh dengan pengorbanan, cemas, dan merasa hina menghadap Allah SWT sehingga tidak ada besar kepala seorang hamba ketika menghadap Sang Pencipta.

Kewajiban dalam menunaikan salat fardhu ditinjau sebagai maksud dari bentuk efesien dalam olah tubuh. Hal ini memiliki arti kesatuan dalam melakukan gerakan shalat memiliki bawaan hati yang tenang, tubuh yang sehat, dan melibatkan seluruh otot sendi sehingga gerakan salat dapat membentuk proporsi daya tubuh, melenturkan otot sendi, mempercepat aliran darah ke bagian tubuh, terutama aliran darah ke otak dikarenakan otak berada di bagian atas sehingga jantung memiliki kemampuan yang ekstra untuk dapat menyalurkan darah ke otak di bagian atas.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image