Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image irna savira

Apapun Gayanya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Perilakunya

Gaya Hidup | 2023-10-06 15:54:45
—— Yuk mari terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat mulai dari diri sendiri.  Karena sehat dimulai dari aku, kamu dan kita semua. ——
—— Yuk mari terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat mulai dari diri sendiri. Karena sehat dimulai dari aku, kamu dan kita semua. ——

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggota keluarga mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan, serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat.

Tujuan utama dari PHBS adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan melalui proses kontribusi individu > individu dalam menjalani perilaku kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat.

Manfaat utama dari PHBS ini adalah terciptanya masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjalani perilaku hidup dan menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan.

10 Indikator PHBS pada tingkatan rumah tangga:

1. Persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan merupakan orang yang sudah ahli dalam membantu persalinan. Persalinan sangat dianjurkan untuk ditolong oleh tenaga kesehatan agar keselamatan ibu dan bayi lebih terjamin.

2. Pemberian ASI eksklusif

ASI merupakan makanan alamiah berupa cairan dengan kandungan gizi yang cukup dan sesuai untuk kebutuhan bayi, sehingga bayi tumbuh dan berkembang dengan baik. ASI eksklusif mulai diberikan segera setelah ibu melahirkan sampai bayi berusia 6 bulan tanpa diberi minuman atau makanan tambahan dari luar.

3. Menimbang bayi dan balita secara berkala.

Penimbangan bayi dan balita ini dimaksudkan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita setiap bulan. Penimbangan dilakukan sampai 5 tahun di Posyandu.

4. Cuci tangan dengan sabun dengan air mengalir dan bersih.

Air yang tidak bersih banyak mengandung kuman dan bakteri penyebab penyakit. Bila digunakan, kuman berpindah ke tangan. Apabila kuman masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan penyakit. Sabun dapat membersihkan kotoran dan membunuh kuman, karena tanpa sabun kotoran dan kuman masih tetap tertinggal di tangan.

5. Menggunakan air bersih.

Air dipergunakan sehari-hari untuk minum, memasak, mandi, berkumur, mencuci pakaian dan sebagainya. Oleh karena itu, air yang digunakan harus bersih, supaya terhindar dari penyakit. Air yang bersih merupakan air yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak keruh dan tidak berasa.

6. Menggunakan jamban bersih.

Jamban merupakan suatu ruangan yang mempunyai fasilitas pembuangan kotoran manusia yang terdiri atas tempat jongkok atau tempat duduk. Jamban yang bersih merupakan jamban yang tidak mencemari tanah disekitarnya, mudah dibersihkan dan aman digunakan. Dilengkapi dengan dinding, atap pelindung, penerangan yang cukup, lantai kedap air, luas ruangan memadai, tersedia air, sabun dan alat pembersih.

7. Memberantas jentik nyamuk.

Pemberantasan jentik perlu dilakukan 1x dalam seminggu supaya rumah bersih dari jentik yang dapat menjadi sarang penyakit. Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) tersebut dengan cara 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur, Plus menghindari gigitan nyamuk).

8. Konsumsi buah dan sayur.

Setiap anggota keluarga diharapkan mengonsumsi 2 porsi buah dan 3 porsi sayuran setiap hari. Sayur dan buah sangat penting bagi tubuh karena mengandung vitamin, mineral, dan serat tinggi untuk mengatur metabolisme energi, pertumbuhan dan kesehatan tubuh.

9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari.

Setiap anggota keluarga diharapkan melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari. Aktivitas fisik sangat berguna bagi kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup supaya tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Aktivitas fisik bisa berupa kegiatan sehari-hari, seperti: berjalan kaki, mencuci pakaian, naik turun tangga, mengepel, atau membawa belanjaan. Bisa juga berupa olahraga , seperti: lari ringan, bermain bola, senam, berenang.

10. Tidak merokok di dalam rumah.

Setiap anggota keluarga diharapkan tidak merokok terutama ketika di dalam rumah. Karena dalam satu batang rokok yang dihisap akan mengeluarkan sekitar 4.000 bahan kimia berbahaya, di antaranya yang paling berbahaya adalah Nikotin, Tar, dan Carbon Monoksida (CO). Nikotin menyebabkan ketagihan dan merusak jantung dan aliran darah. Tar menyebabkan kerusakan sel paru-paru dan kanker. CO menyebabkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen. Sehingga sel-sel tubuh akan mati.

Penulis : Irna Savira

Instansi : Universitas Airlangga

Fakultas : Keperawatan

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image