Perbedaan Turnitin, Plagiarism Checker, Unicheck, dan Plagramme Sebagai Alat Cek Plagiasi
Teknologi | 2023-07-31 12:41:05
Perbedaan dari keempat cek plagiasi, yaitu Turnitin, Plagiarism checker, Unicheck, dan Plagramme dapat dilihat dari sisi kelebihan dan kekurangannya masing-masing, yaitu sebagai berikut :
1. Turnitin
Seperti yang disebutkan oleh Malka (2017), Turnitin memiliki kelebihan dan kekurangan yakni :
• Kelebihan :
1) Turnitin merupakan software yang memiliki tampilan simple dan sangat mudah digunakan oleh orang awam, adapun waktu yang dibutuhkan apabila ingin memahami lebih dalam sistem turnitin ini tidak akan lama.
2) Turnitin dapat menunjukkan hasil pemeriksaan plagiasi dengan waktu yang cepat dan didukung pula dengan proses upload dokumen yang cenderung singkat.
3) Turnitin memiliki kemudahan akses karena dapat diakses dari berbagai jenis browser baik di ponsel, laptop, komputer, atau pun tablet dan pengguna dapat melakukan proses submit untuk cek plagiasi di manapun dan kapan pun.
4) Turnitin memiki mark-up tool, yaitu penandaan dan penilaian tugas dengan sistem rubric yang digunakan untuk memperbaiki dan memberi nilai tugas dalam bentuk pdf atau doc dalam format online.
5) Turnitin memiliki cakupan sumber referensi dokumen yang sangat luas untuk mendeteksi adanya plagiasi.
• Kekurangan :
1) Turnitin tidak dapat mengenali formula matematis yang seharusnya tidak perlu di diperhitungkan dalam memeriksa sebuah konten.
2) Turnitin masih memasukkan kalimat kutipan langsung atau kalimat yang telah diparafrase sebagai indikator adanya plagiasi, padahal seharusnya kedua hal tersebut bukan indikator plagiasi.
3) Turnitin membatasi ukuran file yang dapat diunggah maksimal hanya 10 MB, sehingga cukup menyulitkan bagi para pengguna jika ingin memakai elemen grafis yang biasanya berukuran besar.
4) Turnitin hanya bisa menerima format file dalam bentuk pdf atau word dan tidak bisa melakukan multiple submit, sehingga pengguna harus melakukan penggabungan file terlebih dahulu disertai batasan size tertentu.
5) Turnitin memiliki tampilan web pengguna yang cenderung monoton dan tidak menarik, sehingga pengguna kurang menikmati software ini.
6) Turnitin masih dapat dimanipulasi agar memperoleh indeks 0% plagiasinya, yaitu dengan mengupload dokumen image atau gambar.
2. Plagiarism checker
Seperti yang dilansir dari websitenya, Plagiarism checker memiliki kelebihan dan kekurangan, yakni :
• Kelebihan :
1) Plagiarism checker tersedia dalam total 22 bahasa mulai dari bahasa Inggris, Indonesia, hingga Norwegia, sehingga lebih memudahkan para penggunanya untuk mengecek plagiasi dalam beberapa bahasa sekaligus.
2) Plagiarism checker melakukan pengecekan mendalam dan akurat dengan menggunakan algoritmenya yang mampu menyelam jauh ke dunia internet untuk menelusuri perpustakaan sumber yang luas.
3) Plagiarism checker lebih dari sekedar cek plagiasi saja, melainkan juga mengecek tata bahasa, kesalahan ejaan, kata-kata yang tidak biasa, kepadatan kata kunci, dan juga membantu menulis ulang kalimat.
4) Plagiarism checker kompatibel dengan berbagai macam jenis file dan tidak hanya menerima file dengan format pdf atau word saja, melainkan juga file txt dan sebagainya.
5) Plagiarism checker berkomitmen untuk menjaga keamanan data pengguna dan tidak akan menyimpan, melihat, atau membagikan teks apa pun yang diunggah.
• Kekurangan :
1) Plagiarism checker menerapkan tarif biaya jika pengguna ingin menikmati fasilitas cek plagiasi yang lebih lengkap.
2) Plagiarism checker memiliki fitur tambahan yang diperuntukkan khusus bagi para pengguna premium saja, yaitu membandingkan dua file teks dan dua url situs web, sedangkan pengguna dengan layanan gratis tidak diizinkan menggunakannya.
3. Unicheck
Seperti yang dilansir dari CNN dan jurnal terkait, Unicheck memiliki kelebihan dan kekurangan, yakni :
• Kelebihan :
1) Unicheck bisa menerima file dengan berbagai macam jenis format, diantaranya seperti doc, docx, rtf, txt, ppt, pptx, html, dan juga tentunya pdf.
2) Unicheck memiliki cara kerja yang cukup mudah, sebab dilakukan secara real-time dan para pengguna hanya tinggal mengakses situsnya lalu meletakkan teks yang ingin diperiksa tingkat plagiasinya.
3) Unicheck tak membutuhkan waktu generate yang lama atau dengan kata lain mampu melakukan cek plagiasi dengan cepat.
4) Unicheck mampu menampilkan hasil cek plagiasi dalam bentuk url situs yang memiliki konten sama dengan tulisan dari para pengguna.
5) Unicheck mampu memindai hingga 16 miliar halaman file dan dokumen yang tersebar luas di Google dan Bing.
• Kekurangan :
1) Unicheck tak memberikan akses situs secara penuh kepada para pengguna non-premium, pengguna dapat menikmati fasilitas Unicheck dengan keakuratan hampir 99 persen secara lengkap hanya jika mereka menebusnya dengan biaya sebesar 15 dolar AS per bulannya.
2) Unicheck membatasi cek plagiasi gratis dengan hanya menerima file pengguna maksimal berjumlah 275 kata.
4. Plagramme
Seperti yang dilansir dari websitenya, Plagramme memiliki kelebihan dan kekurangan, yakni :
• Kelebihan :
1) Plagramme dapat memeriksa file dengan berbagai macam bahasa di seluruh dunia, yakni total 129 bahasa, begitu pula algoritmenya yang mendukung 129 bahasa.
2) Plagramme berkomitmen untuk memberikan fasilitas cek plagiasi secara gratis bagi para pendidik seperti guru, dosen, dan profesor dari sekolah dan universitas di seluruh dunia.
3) Plagramme dapat mendeteksi hampir semua jenis plagiarisme, yakni copy-paste plagiarisme, referensi yang tidak tepat, sampai pada mengutip.
4) Plagramme memiliki basis data lebih dari 80 juta artikel yang bersumber dari sejumlah penerbit akademik terkenal, sehingga keakuratannya pun tinggi.
5) Plagramme mampu mengecek plagiasi secara up-to-date dan komprehensif, yaitu mengidentifikasi kesamaan file pengguna dengan makalah yang baru saja diterbitkan bahkan dalam waktu 10 menit yang lalu di situs web populer.
• Kekurangan :
1) Plagramme menerapkan tarif biaya jika pengguna ingin menikmati fasilitas cek plagiasi yang lebih lengkap, yaitu penghapusan plagiarisme dan pemeriksaan tata bahasa.
2) Plagramme menetapkan pembatasan jumlah kata dalam suatu file bahkan pada pengguna premiumnya, yakni maksimal berjumlah 9000 kata. Jika file melebihi jumlah kata yang ditentukan, maka sistem akan mengurangi jumlah kata dalam dokumen tersebut sesuai dengan paket yang dibeli oleh pengguna.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
