Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image

Kupang: Makanan Khas Sidoarjo dan Peran Pemuda Pada Makanan Tradisional

Lainnnya | Saturday, 27 May 2023, 00:38 WIB
https://images.app.goo.gl/mbJiifKirLndGC7w9" />
https://images.app.goo.gl/mbJiifKirLndGC7w9

Kupang adalah hewan laut yang mirip semacam kerang kecil. Biasa disebut juga kerang putih dan kupang banyak ditemukan di perairan Jawa Timur, khususnya di sekitar Sidoarjo. Kupang merupakan olahan makanna yang banyak dijual di sekitar daerah Balongdowo, dimana daerah tersebut adalah pusat dari pengolahan kupang. Hewan kecil ini sangat memiliki banyak manfaat serta dapat diolah dengan mudah. Tetapi tidak semua orang mampu mengolah dan mau mengolah hasil tangkapan hewan ini. Mengapa? Sebab tidak semua orang menyukai rasa dari makanan ini. Padahal kupang adalah salah satu makanna daerah yang patut untuk dilestarikan agar tidak luntur dari peradaban. Kira-kira apa saja hasil olahan yang dapat dibuat dari makanan lezat ini?

Selain menjadi olahan lontong kupang, hewan ini dapat dijadikan kerupuk kupang. Lebih mudah dimakan dan mudah untuk digemari karena rasanya yang renyah dan ringan. Kerupuk kupang biasanya juga disediakan di tempat makan lontong kupang. Tidak hanya itu, selain kerupuk kupang, petis dari lontong kupang juga berasal dari air rebusan kupang. Hal itulah yang membuat kupang menjadi makanan unik dan disebut makanan seribu olahan. Narasi seperti ini perlu dilakukan sebab jarang sekali anak muda zaman sekarang menorehkan kebudayaannya pada makanan tradisional. Apakah makanan ini dapat menajdi trend apabila divariasikan lebih menarik dan rasanya dapat diterima semua orang?

Inovasi Olahan Kupang

Banyak sekali inovasi yang dapat dihasilkan dari hasil olahan kupang ini. Contoh saja sambal goreng kupang. Seperti yang kita ketahui, bahwa masyarakat Indonesia gemar dengan makan-makanan pedas. Inovasi seperti ini dapat dikembangkan hingga meluas dan menorehkan pamor kupang sebagai makanan khas daerah Jawa Timur, Sidoarjo. Selain itu kupang juga dapat di impor apabila pendistribusiannya diatur sedemikian rupa dan menjadi makanan pendamping. Mengapa begitu? Sebab kupang memang relatif dapat dimakan oleh segala jenis makanan apapun kecuali makanan manis.

Peran Pemuda Dalam Makanan Tradisional

Lantas apakah peran kita sebagai anak muda dalam mengembangkan makanan tradisional ini agar dapat dinikmati oleh semua kalangan? Apakah dengan cara membuat sebuah inovasi mahal? Atau dengan kreatifitas sederhana namun menghasilkan manfaat luar biasa? Tentu saja peran kita sebagai anak muda dapat memunculkan motivasi berharga demi menorehkan makanan khas daerah masing-masing. Cukup mulai dengan banyak percobaan dan penelitian kecil, kemudian nikmati dan ciptakan sebuah inovasinya. Contoh saja kupang yang dijadikan petis dan berinovasi menjadi bubuk kupang petis. Hal tersebut dapat mempermudah proses ekspor dari pencegahan basi saat masa pengiriman. Memang benar jika petis basah lebih enak cita rasanya, namun bagaimana inovasi bubuk petis ini dapat direalisasikan dengan baik tanpa mengubah cita rasa aslinya.

Sebuah inovasi sederhana yang dapat dikembangkan demi memperkenalkan budaya pada sesama kewarganegaraan. Meskipun kupang sudah umayan terkenal di beberapa daerah, namun masih bisa dikembangkan lebih luas lagi. Pemikiran pemuda yang penuh akan inovasi sangat membantu dalam menaikkan minat masyarakat kepada kupang apabila dikemas dengan baik dan menarik untuk dicoba. Jadi, jangan pernah bosan untuk menorehkan kebudayaan daerah sendiri dan memperkenalkannya pada dunia dan jangkauan luas.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image