Cermin Jiwa
Sastra | 2023-03-13 08:01:18Aku terlahir dari sebuah sunyi yang panjang
Kidungku adalah hening yang terpenjara pada nuraniku
Bisu di bibir senja, buta di mata sang malam
Tak ada yang mendengar teriakanku
Meski kuhabiskan seluruh suara alam
Meski kupendarkan seluruh cahaya semesta
Malaikat pun enggan menjaga doa-doa
Seakan takut pada harapku yang beku
Aku adalah hati yang mengeja sajak-sajak kerinduan
Tak ada yang mendengarku kecuali sunyi yang gelisah di balik bukit
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.