Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ahmad Nugraha Azhari M, M.Pd

KADET 1947: Rekomendasi Film Perjuangan

Gaya Hidup | 2023-03-05 19:21:17

Awalnya, saya ga expect apa-apa ketika mau nonton film ini, cuma penasaran aja. Tapi setelah saya tonton, ternyata film ini keren banget buat ukuran film Indonesia, dari mulai sinematografinya, alur cerita, acting pemainnya, sampe soundtracknya. Ga mudah bikin film dengan latar kisah nyata di masa lalu, tapi film yang disutradarai dan ditulis oleh Rahabi Mandra dan Aldo Swastia ini berhasil menyampaikan pesan-pesan perjuangan lewat garapan apik film Kadet 1947.

Seperti judulnya KADET 1947, film ini menceritakan sejarah penyerangan udara pertama Angkatan Udara Republik Indonesia pada 29 juli 1947 dalam perang agresi militer 1 melawan Belanda. Serangan udara ini dilakukan oleh para tujuh orang kadet atau siswa Angkatan Udara yang terdiri dari Sutardjo Sigit, Mulyono, Suharnoko, dan keempat orang lainnya. Diceritakan dalam Kadet 1947, ketujuh orang kadet itu belum terlalu menguasai medan.

Namun, dengan tekad yang kuat dan penuh keberanian, mereka tetap menjalankan tugas tersebut meskipun hanya menggunakan pesawat peninggalan jepang yang sudah tidak layak, mereka menargetkan markas militer belanda di Semarang dan Salatiga.

Pada film ini juga terdapat cuplikan Presiden Soekarno, Jenderal Sudirman, Halim Perdana Kusuma dan tokoh-tokoh kemerdekaan lainnya. Scene terbaik adalah saat para kadet menyanyikan lagu "Bagimu Negeri" sebelum penyerangan, ini bikin saya merinding dan kamu harus nonton karya anak bangsa ini!

Semoga dengan menonton film ini, banyak orang yang lebih mencintai negerinya dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan NKRI.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image