Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image MerahBersabda

Merasakan Manusia yang Dihinakan

Sastra | Tuesday, 24 Jan 2023, 19:12 WIB

Merasakan Manusia yang "DIHINAKAN"

Aku hendak berbicara dalam kepahitan jiwaku dan

Dalam kepedihan hatiku

Tentang keadilan yang sudah mati dan

Terlampau jauh dalam khayalan.

Manusia tidak sadar

Bahwa ketimpangan sosial telah dilahirkan

Dari rahim kemunafikan.

Lupakah mereka bahwa semua manusia itu sama?

Sadarkah mereka bahwa

hidup manusia itu berasal dari hembusan nafas yang sama?

Atau tidak sadarkah mereka bahwa

Manusia adalah jalinan kasih antara

Tulang, daging, dan nadi yang sama?

Manusia sudah dibutakan oleh uang

Sehingga mereka tidak dapat lagi melihat butuh panggul

yang dengan sakit bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya

Perwakilan rakyat sudah menjadi tuli

karena kokohnya tembok yang dibangun mereka

untuk menjauh dari tangisan rakyat yang kelaparan

Bukankah telinga menguji kata-kata seperti lidah mengecap makanan?

Lantas mengapa engkau tak dapat menguji antara

kebohongan yang keluar dari mulut orang-orang durhaka

yang menjadikan sesamanya sebagai budak dan

Rakyat yang terus berteriak demi mendapat sesuap harapan?

Ibu-ibu berpeluh, menangis dan

Ayah-ayah bekerja dengan menjadi hina

Sebab engkau telah melukis hal-hal yang pahit terhadap mereka dan

Merawat kesengsaraan terhadap anak-anak mereka.

Janganlah lagi bermulut besar terhadap kami

sebab Kebohonganmu dan janji-janjimu

telah menjadi hinaan tetapi engkau tidak menyadarinya

Oleh : Chrystofel R.O Babys (Anggota Eksekutif Komisariat LMND Universitas Bung Karno)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image