Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Muturizal Sah Fenta H Muturizal

Ideologi dan Godaan Oligarki Ujian Kemandirian Partai Politik di Iindonesia

Politik | Sunday, 08 Jan 2023, 22:15 WIB

Pemilu serentak pada tahun 2024 menjadi ujian bagi 17 partai politik yang sudah ditetapkan KPU sebagai peserta pemilu.ada 2 agenda besar yang harus dihadapi partai politik tersebut yaitu pemilu legislatif dan pemilu presiden yang diselenggarakan secara serentak,kedua agenda tersebut bagi partai politik adalah ujian yang sebenarnya dari eksistensi partai politik tersebut.ujian tersebut mempertaruhkan antara ideologi partai dengan kebutuhan menggerakan mesin partai untuk mencapai kemenangan dalam kontestasi pemilu legislatif dan pemilu presiden.

Pertaruhan ideologi partai yang menjadi cita-cita setiap partai politik untuk berjuang di medan politik adalah domain idealisme sedangkan kebutuhan untuk konsolidasi dan operasionalisasi dari resiko berkompetisi di era demokrasi liberal yang menuntut pembiayaan yang besar adalah domain pragmatis.

Khusus pada domain pragmatis di era demokrasi liberal saat ini bukan lagi rahasia bahwa peran oligarki sebagai cukong-cukong politik menjadi tumpuan bagi setiap partai politik untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan logistiknya.namun demikian keterlibatan oligarki dalam politik di indonesia membawa konsekuensi tercederainya ideologi partai politik tersebut.

Pengalaman dalam beberapa pemilu yang sudah berlangsung di era reformasi khususnya didalam pemilu legislatif dengan sistem proporsional terbuka atau dalam pemilu presiden dengan sistem one man one vote maka yang terjadi adalah persaingan terbuka diantara setiap calon legislatif maupun calon presiden kemenangannya sangat ditentukan oleh seberapa besar kemampuan dana atau logistik yang dimiliki untuk mendapatkan dukungan pemilih atau suara.sistem politik yang sedemikian rupa membuka jalan bagi para oligarki dalam membackup partai politik,calon legislatif,calon kepala daerah,dan calon presiden serta wakil presiden dari segi pendanaan.

Hasilnya adalah siapapun yang keluar sebagai pemenang apa parpol,legislatif,kepala daerah atau pun presiden sekalipun pada gilirannya saat memegang kekuasaan tidak lepas dari kendali kepentingan kaum oligarki.sehingga bermunculan saat ini hujatan/kritik dari para pengamat politik dan publik terhadap berjalannya kekuasaan jauh dari ideologi yang ditawarkan partai politik sebagai pengusung bagi para pemenang,diimplementasikan dalam praktik bernegara dan berjalannya roda pemerintahan bahkan cenderung kekuasaan yang diperolehnya dijalankan untuk kepentingan oligarkis,hal ini diwujudkan dalam bentuk peraturan serta kebijakan yang berupa undang-undang yang berpihak kepada kaum oligarki.

Sebagai contoh pada hasil pemilu 2014 dan 2019 yang menang dan berkuasa adalah pdip yang dikenal sebagai partai berideologi kan memperjuangkan wong cilik tapi pada prakteknya lebih memanjakan para oligarki.

Berkaca dari hasil pemilu yang sudah berlangsung tersebut dapat disimpulkan bahwasanya ideologi partai politik dengan mudah dapat dikalahkan oleh oligarki.lalu bagaimana dengan pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2024?

Oleh:Muturizal Sah Fenta Hashfi

Mahasiswa Ilmu Politik

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas Muhammadiyah Jakarta

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image