7 Teknik Tampilan Wawancara Kerja yang Baik dan Bagus

Image
Redaksi Harian
Gaya Hidup | Monday, 13 Dec 2021, 19:40 WIB
https://carigaji.com/

Wawancara sebagai tingkatan paling akhir saat sebelum calon diterima kerja dalam suatu perusahaan. Proses ini bukanlah untuk sekedar menghadapkan HRD atau pemakai dengan calon pegawai yang melamar.

Performa saat interviu kerja menjadi satu diantara point utama yang dipandang oleh rekruiter. Yok, baca info secara lengkap di bawah ini!

Performa Wawancara Kerja

Menggunakan baju yang sesuai type perusahaan tempat jalani interviu kerja jadi hal yang perlu Anda lihat. Ada dua tipe type kenakan pakaian yang perlu diputuskan, apa resmi atau casual. Perusahaan korporat condong resmi dan startup lebih rileks. Berikut langkah yang perlu dituruti, yakni:

1. Kenakan Baju

Tipe baju resmi yang dapat Anda gunakan saat performa interviu kerja ialah baju baik dengan bahan sifon, katun, polyester, dan yang lain. Berikan kesan-kesan simpel namun tetap resmi dengan buka kancing atas baju.

Tidak boleh memakai tipe baju yang ketat dan berkesan seksi. Prioritaskan kenyamanan saat kenakan pakaian supaya lebih optimis

2. Jauhi Memakai Celana atau Rok Dengan bahan Dasar Denim

Celana jeans memang nyaman untuk beberapa orang dan memberi kesan-kesan stylish di semua situasi. Tetapi, upayakan untuk menghindar celana yang dengan bahan dasar denim saat jalani interviu kerja ditambah lagi untuk perusahaan korporat. Bahkan juga walau bekerja di industri inovatif sekalinya.

Baca Juga :6 Tips Lolos Kesehatan yang Bisa Kamu Pelajari

Pilih bahan celana atau rok yang tutupi lutut dan berbahan tidak gampang kusut. Bahan polyester atau satin menjadi satu diantara yang direferensikan. Pemakaian bahan menjadi penilaian tertentu untuk HRD.

3. Memerhatikan Pola Baju

Baju kompak dengan warna polos ialah opsi pas yang dapat Diambil saat jalani interviu. Tetapi, bila ingin memakai baju memiliki motif, karena itu jauhi pola seperti binatang, bunga, dan abstrak karena hal terrsebut bisa mendistraksi pewawancara. Tentukan pola simpel seperti garis atau kotak-kotak.

4. Memerhatikan Warna Baju

Seharusnya pakai baju dengan warna yang bisa memberi kesan-kesan positif karena ada yang bernama psikologi warna. Beirkut ini beberapa kesan-kesan dari warna yang otomatis dapat ada pada baju yang dikenai, salah satunya:

Hitam: memberi kesan-kesan kepimpinan, kemampuan, dan keteguhan

Biru: memberi kesan-kesan kejujuran, konstan, optimis, kesetiaan, dan integritas

Cokelat: memberi kesan-kesan fleksibel dan bisa dihandalkan

Abu-abu: memberi kesan-kesan profesionalisme

Beberapa warna netral seperti disebut sebelumnya bisa memberi kesan-kesan yang baik dan menghindari dari kesan-kesan norak di mata interviuer.

5. Pilih Sepatu yang Pas

Performa interviu kerja bukan hanya baju saja sebagai penilaian di mata HRD, sepatu yang Anda gunakan tidak lepas dari perhatian mereka. Coba lihat penyeleksian sepatu secara baik dan jauhi memakai sandal capit saat tiba untuk interviu kerja.

Pakai sepatu dengan ujung yang tertutup untuk memunculkan kesan-kesan resmi. Disamping itu, pakai sepatu yang bersih apabila kotor karena itu selekasnya membersihkan. Jauhi warna sepatu yang terlampau menonjol dan banyak manik-manik hingga memberi kesan-kesan terlalu berlebih.

6. Memerhatikan Style Rambut atau Jilbab

Performa interviu kerja setelah itu yakinkan rambut pada kondisi bersih dan rapi supaya kelihatan professional. Bila perlu mencari rekomendasi potongan rambut apakah yang pas untuk wanita atau pria karier. Yakinkan tidak untuk memberi warna rambut dengan warna cat lebay seperti ungu, merah, dan yang lain.

Untuk yang kenakan hijab, karena itu tentukan warna sesuai baju yang dikenai. Jauhi memakai jilbab yang terlampau sulit dan banyak lilit sana-sini.

7. Menggunakan Minyak wangi

Untuk performa interviu kerja yang paling akhir yaitu pakai minyak wangi atau aroma. Gunakan minyak wangi seperlunya saja dan tidak boleh umumnya. Karena pemakaian minyak wangi yang terlalu berlebih akan menggangu Anda dan interviuer itu.

Pakai minyak wangi yang tipe. Contoh, bila cowok memakai minyak wangi khusus cowok begitupun kebalikannya. Inget, tidak boleh terlalu berlebih ya! malah justru akan minus dan membuat interviuer tidak nyaman.

Selainnya factor performa saat interviu kerja, poin utama yang lain harus Anda lihat ialah keakuratan waktu saat tiba interviu. Ini bisa menjadi penilaian dan point plus di mata HRD.

Nach, demikianlah informasi dari CariGaji.com berkenaan panduan performa interviu kerja. Mudah-mudahan info di atas dapat menolong dan bisa diterima diperusahaan baru!

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Penulis dan penelisik berita melalui fakta yang aktual

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Cara Membuat QR Code Untuk WIFI DI Coffeshop

Image

Wilayah yang Kental dengan Pendidikan di Indonesia

Image

HUT RI ke-77, Sebanyak 259 Narapidana Rutan Jepata Terima Remisi Umum 3 Diantaranya Langung Bebas

Image

Tiga Keuntungan Investasi Reksa Dana yang Tak Banyak Diketahui Orang

Image

PSMTI DIY Menggelar Donor Darah, Peringati HUT RI ke-77

Image

PENELITIAN SEPUTAR PENCARIAN KATA KUNCI INTERIOR KAMAR

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image