Laksmana Bintang
Sastra | 2022-12-02 15:08:00
Senin, Pagi yang cerah di SMA Pelita Bangsa mengadakan upacara bendera Merah Putih. Kini murid murid pun berjalan menuju lapangan yang akan di selenggarakan untuk upacara. Tidak ada satupun yang ada di kelas, semuanya mengikuti upacara pagi ini. Upacara akan di mulai, siswa-siswi siap untuk mengikutinya sampai dengan selesai. Hingga ketika acara di pimpin dengan seorang siswa yang menjadi komandan upacara, semua siswi perempuan tertuju melihat ketampanan seorang siswa yang ada di depan memimpin pasukan upacaranya. Dia adalah Laksmana Bintang Argantara seorang murid yang dikenal sebagai cowok dingin dan irit berbicara. Walaupun dia memiliki karakter seperti itu, dia juga memiliki sifat yang baik,perduli, setia dan pemberani, pantas saja namanya Laksmana.
Tetapi walaupun sikap dia dingin terhadap perempuan, tidak dapat mengurangi rasa kekagumannya kepada seorang Bintang, siapa yang tidak kagum, secara garis besar dia tampan, putih, tinggi, pintar dan berprestasi. Ketika upacara telah selesai, semua mahasiswa membubarkan barisannya lalu pergi ke kelasnya masing-masing. Saat ingin bubar dari barisan upacara seketika salah satu siswa perempuan pingsan di tengah lapangan.
“buuugghhh”
“Astaga, eh tolong angkat ini, hey Bintang tolong angkat dia,bawa ke uks sekarang “ ucap bu Rika seorang guru.
“Baik Bu” ucap Bintang.
Hingga akhirnya sampai di UKS, Bintang membaringkan tubuh wanita itu. Ketika Bintang ingin keluar dari ruangan itu tiba-tiba wanita yang terbaring di UKS itu sedikit sadar dari pingsannya.
“Ssssttthhh duh kepala Aca sakit sekali” ucap Aca.
Dia adalah Natasya Filona biasa di panggil aca, dia seorang mahasiswi baru di sekolah SMA P elita Bangsa. Sedikit polos tetapi dia memiliki paras wajah yang cantik, baik, dan pintar.
“kamu siapa, terus ngapain disini?” ucap aca.
“Tadi Lo pingsan, gw disuruh bawa Lo kesini sama bu Rika” ucap Bintang.
“Oh gitu, makasih banyak yah udah mau bawa aca kesini” ucap aca.
“Hmmmm” ucap Bintang singkat.
Setelah perbincangan itu, Bintang langsung saja ingin ke kelas karena dia tidak mau melewatkan pelajaran pertama Cuma karena menemani wanita itu.
“eh kamu mau kemana” ucap aca.
“Kelas” ucap Bintang singkat.
“Aca mau ikut, Aca gak mau disini, Aca juga belum terlalu hafal dengan lingkungan sekitar sini, Aca juga gak tau kelasnya Aca di mana” ucap A ca.
“ yaudah ayok, lo kelas berapa dan kelas lo dimana? Gw antar” ucap Bintang.
“ aca kelas 11 IPS” ucap aca.
“Yaudah bareng gw, gw juga anak IPS kelas 11” ucap Bintang.
Ternyata aca dan Bintang satu kelas, akhirnya mereka berjalan berdua menuju kelasnya. Tepat bunyi bel palajaran pertama sudah mulai masuk. Hingga akhirnya sampai di depan kelas dan memasuki kelas, semua murid di kelas tertuju pandangannya melihat Bintang sedang bersama murid baru itu.
“iiiihhh siapa sih dia, bisa-bisanya sama Bintang berduaan” ucap Tiara.
Tiara adalah seorang siswi yang suka dengan Bintang dia memiliki sifat seperti nenek lampir, bawel, cemburuan, sok cantik, centil dan jahat. Tiara mempunyai 2 sahabat yang bernama, citra dan Laura. Mereka mempunyai peran yang sama seperti Tiara, apalagi kalau ada yang mengusik mereka pasti mereka akan melawannya.
“Kayanya itu cewek murid baru deh”ucap Laura.
“atau jangan-jangan tuh cewek udah mulai suka sama Bintang sampai deketin Bintag seperti itu”. Ucap Laura.
“ Ini gak bisa di biarin, tuh cewek harus di kasih pelajaran” ucap Tiara dengan emosi.
Kini Aca duduk tepat di belakang Bintang, Ketika pelajaran pertama sudah di mulai, Aca di panggil untuk memperkenalkan dirinya sebagai murid baru di kelas ini.
“Kamu anak baru yah, boleh perkenalkan diri kamu agar teman-teman kamu tau dengan diri kamu” ucap bu Rika.
“baik Bu”ucap Aca.
Aca langsung saja ke depan para teman-temannya untuk memperkenalkan dirinya
“Hai, nama aku Natasya Filona panggil aja Aca, Aca pindahan dari salah satu Sekolah yang ada di Bandung, alasan Aca pindah ke sekolah ini , karena orang tua Aca sedang ada kerjaan di Jakarta, makanya Aca pindah juga rumahnya, terus orang tua Aca daftarin Aca ke sekolah ini, soalnya dekat dengan rumah baru Aca, semoga teman-teman bisa menerima Aca sebagai murid di kelas ini yah” ucap Aca dengan nada polosnya.
“Hah nerima lo jadi murid di kelas ini, mana ada teman-teman yang lain nerima murid culun, cupu kaya lo” ucap Tiara.
Dan di barengi dengan ketawa teman-temannya yang jahat dan julid itu.
“ Tiara, Laura, citra diam kalian” bentak Bu Rika.
“baiklah Aca, terima kasih sudah memperkenalkan diri kamu, silahkan duduk ke bangkumu” ucap bu Rika.
“Baik bu” ucap Aca.
Setelah perkenalan sebagai murid baru di kelas, Aca kembali duduk di bangkunya, dia memiliki teman sebangku yang baik, ramah, dan penolong, namanya mika.
“hai, kenalin nama gw mika” ucap mika.
“halo mika, kenalin aku Aca” ucap Aca.
“Kriiiinggggggg” Bel istirahat bunyi, semua murid di kelas pergi keluar untuk istirahat, ada juga yang di kelas, dan ada juga yang di kantin. Ketika Aca hendak keluar untuk pergi ke kantin, dan melewati lorong perpustakaan yang cukup sepi, hanya beberapa murid yang lewat. Tiba-tiba ada Tiara dan sahabatnya itu, langsung saja kaki Tiara sengaja menendang kaki Aca sampai Aca terjatuh ke lantai.
“ Upss sory gak sengaja” ucap Tiara.
“aduuuhhh, kaki Aca sakit, gak sengaja yah, ya udah gak apa-apa”ucap Aca dengan polosnya.
“Haha ternyata nih cewek culun juga, gampang banget di begoin” ucap Tiara.
“Yuk gais cabut dari sini, muak banget liat muka cewe cupu ini” ucap Tiara.
Akhirnya Tiara dan sahabatnya itu pergi meninggalkan Aca yang sedari tadi tergeletak di lantai sambil memegang kakinya yang sedikit sakit. Sampai akhirnya mika teman sebangkunya melihat dan menghampiri Aca yang sedang duduk di lantai.
“ca lo ngapain disitu” ucap Mika.
“tadi Tiara ga sengaja nendang kaki Aca, tapi gak apa-apa ko, Cuma sedikit sakit aja” ucap Aca.
“Whattt Tiara nendang kaki Lo?, dia sendiri tadi disini”?ucap Mika.
“Engga ko, dia sama temannya dua orang” ucap Aca.
“Benar-benar yah tuh anak, gak ada kapoknya” ucap Mika.
“Emangnya kenapa mik?” ucap Aca.
“Gak apa-apa, lo mau kemana emang? Sampai kesini- sini?” ucap Mika.
“Aca mau ke kantin tapi Aca gak tau kantin di sebelah mana” ucap Aca.
“Ya udah lo bareng gw aja, kebetulan gw juga mau ke kantin”ucap mika.
Setelah mereka sampai kantin, dan memesan menu makanan, lalu Mika memulai percakapan antara mereka berdua.
“Ko lo bisa-bisanya di tendang si Tiara and the geng nya itu sih”ucap Mika.
“Mereka bilang gak sengaja nendang” ucap Aca dengan polos.
“Aduhh Aca, lo polos banget sih, mereka itu nendang kaki lo pasti dengan sengaja, gw yakin si Tiara itu kesel sama lo karena lo tadi pagi berduaan ke kelas bareng Bintang” ucap Mika.
“Oh berarti Tiara itu pacarnya Bintang yah?” ucap Aca.
“Bukan, si Tiara itu dari dulu suka sama Bintang, dia selalu ngejar-ngejar Bintang, padahal Bintang cuek banget ke Tiara and the gengnya itu, sampai pernah di cetusin sama Bintang agar Tiara tidak menggangu Bintang lagi, karena Bintang merasa risi hidupnya di hantui sama si Tiara and the gengnya, makanya si Tiara gak suka kalau si Bintang di dekatin sama cewek-cewek lain apalagi kan penggemar si Bintang itu kebanyakan dari kalangan cewek-cewek” ucap Mika.
“oh gitu, emangnya bintang itu siapa sampai di kagumin sama cewek-cewek, dia artis?” ucap Aca.
“Duh ca rugi banget lo kalau gak tau Bintang itu siapa, ca si Bintang itu multitalenta di sekolah ini, selain dia ganteng, dia juga pinter, dia selalu juara olimpiade antar provinsi, dia juga salah satu murid kebanggaan guru-guru disekolah ini, sayangnya dia terlalu cuek ,dingin sama cewek-cewek apalagi dia itu paling awet buat ngomong sama cewek-cewek” ucap Mika.
Ketika mereka sedang asik ngobrol, seorang pria ganteng yang bernama Bintang dan dua etemannya itu datang ke kantin dan duduk di seberang meja yang saat ini di tempati oleh Aca dan Mika.
“eh tuh ca liat deh ada bintang, ganteng banget kan”ucap Mika.
“ hmm enggak ah biasa aja” ucap Aca.
“ Hah ca, Lo merem yah, seganteng itu lo bilang biasa aja ya ampun ca ca, istighfar Lo”ucap Mika.
“ ih mika udah yu makan, tuh nanti keburu dingin” ucap Aca.
Akhirnya setelah mereka makan, dan membayar pesanan yang mereka makan, mereka langsung saja ke kelas karena jam terakhir akan segera masuk. Setelah sampai di kelas dan mengikuti pelajaran terakhir, bel pulang pun berbunyi. Semua murid merapihkan buku-bukunya ke dalam tas dan bergegas untuk pulang.
Kini hujan deras membasahi atap sekolah, Aca masih berada di depan sekolahnya, ia sedang menunggu hujan berhenti karena tidak mungkin ia pulang dalam keadaan dihujani, orang tuannya tidak menjemput karena ada urusan kerjaan. Tiba-tiba ada seseorang mengendarai motor Ninja warna merah berhenti tepat di depan Aca. Dia adalah Bintang.
“Buruan naik”ucap Bintang.
“enggak usah, Aca nunggu hujan berhenti saja” ucap Aca.
“mau sampai kapan nunggu hujan berhenti, lagi pula di sekolahan udah sepi, lo gak takut di culik?” ucap Bintang.
“Kalau nanti Aca di culik, terus nanti di bunuh, terus organ tubuh Aca di jual, gimana nanti mamah sama papah Aca gak punya anak kaya Aca lagi dong” ucap Aca dalam hati.
Akhirnya Aca mau dengan tawaran Bintang untuk di antarkan pulang bersamanya .
“ Mau deh, Aca mau pulang bareng Bintang, soalnya disini dingin juga” ucap Aca.
“ Ya udah naik” ucap Bintang.
Setelah Aca naik, mereka pun pulang dengan hujan-hujanan.
“ Peluk aja gak apa-apa, lo ga takut nanti jatuh, terus kelindes truk” ucap Bintang.
Dengan perkataan Bintang seperti itu membuat Aca ketakutan dan memikirkan kalau saja tidak memeluk Bintang nanti dirinya akan terjatuh dan terlindas truk.
ketika di perjalanan mereka pulang ternyata ada mobil Tiara yang melihat motor bintang sedang berboncengan dengan Aca. Sampai Aca memeluk pinggang bintang, membuat Tiara yang melihatnya marah dan cemburu.
“Liat aja lo besok, dasar cewe culun” ucap Tiara.
Setelah selama perjalanan hujan deras membasahi tubuh keduanya akhirnya sampai dirumah Aca dengan tepat, kini hujan sudah berhenti, sampai Aca tertidur pulas di senderan bahu Bintang dan memeluknya.
“Ca, bangun, lo tidur?”ucap Bintang.
“Hoaammm ini udah sampai yah” ucap Aca.
“iyah udah, buruan bangun, sana lo masuk rumah, ganti baju, gw juga mau pulang” ucap Bintang.
“Hmm iya-iya, makasih bintang, kamu gak mau mampir dulu ke rumah Aca?” ucap Aca yang masih sedikit ngantuk.
“Enggak, gw mau pulang”ucap bintang.
“Yaudah kalau begitu, Aca mau lanjut tidur lagi di kamar,daaah bintang,makasih sudah nganterin Aca pulang” ucap Aca.
Setelah Aca masuk rumahnya, akhirnya bintang pulang kerumahnya ternyata tidak jauh dari rumah Aca.
“Kringgggg”
Alarm Aca bunyi menunjukkan pukul 06.00 pagi, ia bangun lalu bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan badannya. Ketika selesai mandi ia langsung saja siap-siap untuk pergi ke sekolah.
“ Aca sarapan dulu sayang” ucap mamah Aca.
“ Iyah mah” ucap Aca.
“Gimana dengan sekolamu sayang, apakah ada yang ngejahatin kamu?” ucap mamah Aca.
“Aca senang mah, sekolah di tempat yang sekarang, Aca punya banyak teman, teman Aca juga baik-baik sama Aca, Aca berangkat sekolah dulu yah mah” ucap Aca.
“hati- hati sayang” ucap mamah Aca.
Sudah sampai di sekolah Aca langsung saja pergi menuju kelasnya, hari ini masuk jam 8.50 Karena pelajaran pertama gurunya sedang ada rapat, jadi kosong untuk jam pertama di kelasnya. Ketika Aca sedang melewati koridor sekolahny yang sedikit sepi, tiba-tiba Tiara dan dua sahabatnya datang menghampiri Aca dan menendang kaki Aca sampai Aca terjatuh ke lantai.
“Bughhhh”
“Bangun Lo, Lo bisa gak sih gak usah dekat-dekat Bintang, lo tuh cupu, culun, gak pantes lo dapetin Bintang”ucap Tiara.
Sampai akhirnya tangan Tiara yang dari kemarin ketika melihat Bintang dan Aca berduaan sambil berboncengan, ingin menampar pipi Aca, akhirnya terbalaskan, dan menjambak rambut Aca, hingga pipi Aca sedikit lebam.
“kalau sampai gw liat lo dekat-dekat Bintang, abis lo sama gw” ucap Tiara.
Akhirnya Tiara pun pergi dari hadapan Aca yang dari tadi menangis memegang pipinya yang sedikit perih terkena air mata. Aca pun langsung saja ke kamar mandi untuk merapihkan baju-bajunya dan rambutnya, yang tadi di jambak oleh Tiara.
Ketika selesai dengan merapihkan dirinya, Aca langsung saja ke kelas. Sesampainya di kelas dan duduk di bangkunya, mika kaget dengan muka Aca yang sedikit lebam di bagian pipi dan di bawah bibirnya.
“Ca, Lo kenapa” ucap Mika.
“Enggak apa-apa ko” ucap Aca.
“Gak mungkin ca, itu pipi lo lebam, Lo pasti di jahatin lagi sama si Tiara and the gengnya itu kan”ucap Mika.
“Ca, lo ko diem aja sih, mereka tuh makin kurang ajar sama lo kalau begini caranya” ucap Mika.
“Engga ko, Aca tadi jatuh, makanya lebam deh di pipi Aca” ucap Aca.
“Gw gak yakin, pasti lo di jahatin lagi sama mereka kan” ucap Mika.
Akhirnya pelajaran kedua masuk, murid-murid pun langsung saja mengerjakan tugas yang di berikan gurunya. Tetapi Bintang sedari tadi menyimak percakapan antara Mika dan Aca, ternyata Tiara membuat ulah lagi. Sampai akhirnya Bintang paham dengan permasalahan Tiara dengan Aca, tak lain dengan permasalahan ada yang mengusik Tiara, dengan cara ada yang dekat-dekat dengan bintang. Makanya Tiara seperti itu.
Bel istirahat berbunyi, semua murid seperti biasa ada yang pergi ke kantin dan ada yang di kelas. Kini Aca masih di kelas karena masih sedikit sakit dengan luka lebamnya di pipi.
“ ca lo gak mau ke kantin?” ucap Mika.
“ Enggak, kamu duluan aja Aca mau belajar di kelas” ucap Aca padahal dia berbohong dengan mika.
“ yaudah deh, gw ke kantin yah” ucap Mika.
Setelah semuanya pergi ke kantin untuk istirahat, kini di kelas tinggal Aca dan Bintang yang dari tadi sedang duduk di bangkunya masing-masing, seketika suara perut Aca terdengar, sepertinya ia lapar, hanya saja ia tidak mau ke kantin karena masih sakit dengan kaki dan lukanya yang lebam. Tiba-tiba Bintang mengeluarkan kotak bekalnya untuk Aca.
“Nih buat Lo” ucap Bintang.
“Aca gak laper ko” ucap Aca.
“dari tadi perut lo berisik, Ganggu pendengaran gw, nih makan” ucap Bintang.
“Heheh, makasih bintang,terus nanti kamu gimana?” ucap Aca.
“Gak apa-apa, gw makan di kantin aja, gw tau lo males jalan ke kantin” ucap Bintang yang sebenarnya tau keadaan Aca.
Ketika Aca menerima kotak bekal bintang yang isinya sandwich, dan Bintang keluar untuk pergi ke kantin. Ternyata Tiara dan sahabatnya itu melihat keberadaan Bintang dan Aca di kelas berduaan dengan Bintang memberikan kotak bekal untuk Aca. Akhirnya Tiara masuk dengan melempar makanan Aca yang di beri Bintang di jatuhkan ke lantai.
“Plakkk” Tamparan keras melayang di pipi Aca, sampai Aca meringis kesakitan.
“Belom puas lo, udah berapa kali gw bilang jangan dekat-dekat bintang, bintang itu cuma buat gw” ucap Tiara dengan emosi.
Ketika Tiara dan sahabatnya itu sedang memarahi Aca, Di perjalanan belum jauh dari kelasnya, Bintang lupa membawa handphone nya yang tertinggal di kelas. Akhirnya Bintang putar balik ke arah kelasnya hingga sampai di depan pintu kelasnya melihat kejadian Tiara sedang menjambak rambut Aca yang sedari tadi Aca menangis kesakitan.
“Lo pantas dapetin ini semua, Bintang itu Cuma punya gw, lo tuh cewe culun, cupu tau gak” ucap Tiara. Akhirnya dengan emosinya Bintang melihat kejadian itu, langsung saja Bintang memisahkan mereka yang dari tadi menyiksa Aca.
“maksud lo apa Tiara, benar-benar gila lo yah” ucap bintang.
“B-bintang”ucao Tiara yang kaget dengan keberadaan bintang di hadapannya.
“Gw udah bilang berkali-kali sama lo yah, gak usah lo lakuin hal konyol kaya gini, lo tuh harusnya mikir, gw tuh gak suka sama lo, gak usah jadi cewek murahan deh ngejar-ngejar cowok apalagi cowok itu gak suka sama lo” ucap bintang tegas.
“Bintang, plis gw tuh suka sama lo, lagian Lo ngapain sih ngebelain tuh cewek sampai ngasih bekal lo buat tuh cewek cupu culun, emangnya kalian ada hubungan apaan sampai lo perhatian banget sama dia” ucap Tiara.
“gw pacarnya Aca,kenapa?, Sekali lagi lo gangguin Aca sampai ada kejadian yang gw liat tadi, lo berhadapan sama gw dan kepala sekolah, biar lo di keluarin dari sekolah ini” ucap bintang.
Tiara dan dua sahabatnya itu kaget dengan pernyataan bintang, bisa-bisanya bintang pacaran dengan cewek culun cupu seperti Aca itu. Akhirnya bintang membawa Aca ke UKS untuk mengobati lebam di kaki dan pipinya Aca.
“Lo kenapa gak bilang kalau lo di sakitin mereka?” ucap bintang sambil mengobati luka Aca.
“gak apa-apa, Aca cuma gak mau cari musuh aja di sekolah ini, terus bintang tadi kenapa ngaku-ngaku jadi pacar Aca?”ucap Aca.
“Gak apa-apa, biar lo gak di sakitin terus sama mereka” ucap Bintang.
“Emangnya kalo Bintang ngaku-ngaku jadi pacar Aca, mereka bakal gak nyakitin Aca?” ucap Aca polos.
“ enggak, karena lo gw lindungin terus” ucap Bintang.
“Kan bintang cuma pacar bohongan Aca doang” ucap Aca.
“Ya udah beneran” ucap bintang singkat.
“apanya yang beneran?” ucap Aca polos.
“ mulai saat ini lo jadi pacar beneran gw” ucap Bintang.
“ udah gw obatin, sekarang lo ikut gw ke kantin, gw tau lo laper, karena bekal yang gw kasih di jatuhin sama mereka” ucap Bintang.
Akhirnya mereka pacaran walaupun Bintang hanya ingin melindungi Aca dari Tiara dan sahabatnya, di sisi lain Bintang juga menyukai Aca karena Aca salah satu cewek yang berbeda di semua cewek-cewek di sekolahnya . tidak hanya itu, Bintang juga sudah membuat hati para penggemarnya merasa kecewa dan cemburu melihat Aca dan Bintang selalu berduaan setiap mereka kemana-mana. Walaupun Bintang sosok cowok yang cuek, dingin, ternyata ia memiliki jiwa yang pemberani, setia, dan perduli, cocok saja dengan namanya laksmana Bintang.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
